David Nott, demikian nama dokter bedah itu, harus melakukan operasi di mana ia harus mengamputasi tangan sang anak menyusul digigitnya lengan anak tersebut oleh seekor kuda nil saat sedang memancing.
Namun, Nott berpikir bahwa operasi bedah tersebut sangatlah beresiko. Di samping itu, ia juga belum pernah melakukan operasi amputasi semacam itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia mengirimkan balasan dari SMS saya tentang petunjuk dalam melakukan bedah," ujar Nott yang dikutip detikINET dari AFP, Jumat (5/12/2008).
Meski begitu, Nott berpikir kembali sebelum melakukan operasi perihal bagaimana anak itu dapat hidup hanya dengan satu tangan. Sambil mengambil nafas panjang, Nott pun akhirnya mengikuti instruksi koleganya.
Operasi amputasi dengan bantuan SMS pun berhasil dilakukan. Saat ini anak laki-laki tersebut telah mendapatkan pemulihan secara penuh.
Nott adalah seorang relawan dokter yang baru satu bulan bekerja di Medecins Sans Frontieres di Rutshuru, sebuah kota di timur DR Kongo Nord-Kivu. Rumah sakit tersebut penuh dengan korban luka tembak akibat perang.
(dwn/dwn)