Demikian yang dieksplorasi oleh beberapa penumpang dalam penerbangan ujicoba layanan WiFi di maskapai Virgin America. Layanan bernama Gogo ini nantinya akan dihadirkan pada penerbangan komersial Virgin.
Percobaan tersebut antara lain dihadiri oleh Kent German, jurnalis Cnet. "Setelah melewati ketinggian 10.000 kaki (sekitar 3 kilometer -red), sinyal Wi-Fi sudah terlihat dan bekerja lebih cepat daripada layanan internet kabel di rumah," ucap Kent yang dikutip detikINET dari Cnet, Selasa (25/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, ayanan ini tidak cuma-cuma diberikan oleh maskapai penerbangan. Penumpang harus membayar USD 9.95 untuk penerbangan selama tiga jam dan USD 12.95 untuk penerbangan lebih dari tiga jam.
Kent German mengatakan pengalaman penerbangan jadi lebih menyenangkan dengan adanya akses internet. "Dengan dibukanya layanan seperti ini anda akan dapat browsing, chatting dan email sambil menikmati penerbangan," tulisnya.
Layanan ini tersedia melalui Aircell yang berfungsi untuk memberkan kekuatan pada jaringan Wi-Fi di dalam pesawat. Menara radio yang terletak di darat mengirimkan transmisi EV-DO Rev A ke pesawat. Setelah itu, tiga antena yang terdapat pada badan pesawat akan menangkap sinyal itu untuk kemudian dikirim ke seluruh kabin.
Tidak ada sensor terhadap situs apa yang boleh dilihat penumpang selama dalam penerbangan. Perangkat apapun yang bisa mengakses WiFi, termasuk ponsel dan gadget lainnya, bisa menggunakan layanan tersebut.
(wsh/wsh)