Wajah Amrozi, Imam Samudera dan Ali Gufron tampak jelas terlihat di halaman depan situs tersebut. Ketiga wajah mereka dihadirkan close up dalam balutan kain kafan beserta kapas di telinga.
Tak banyak pesan yang dihadirkan pengelola situs di tampilan come back-nya. Hanya ada beberapa penggal tulisan Arab yang menghiasi foto ketiga terpidana mati tersebut dan caption foto yang tertulis: "Ar Rahmah present -- Syuhada Gazwatu Bali".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah Arrahmah terbilang berani. Pasalnya, media massa, polisi ataupun jaksa tidak diperbolehkan mengambil, apalagi sampai mempublikasikan wajah terakhir tiga terpidana mati tersebut.Apakah ini pertanda Senin depan bakal terjadi sesuatu? (ash/rou)