Perusahaan penerbangan yang sebagian sahamnya dimiliki oleh Virgin Group milik Richard Branson ini mengatakan, kelakuan staf tersebut benar-benar tidak pantas dan mencemarkan nama baik perusahaan.
Ke-13 staf, menurut lansiran AFP yang dikutip detikINET, Senin (3/11/2008), mengkritik penerbangan dari bandar udara Gatwick London dan menghina penumpang serta mengatakan kalau pesawat penuh dengan kecoa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan menambahkan, berdasarkan investigasi ditemukan bahwa ke-13 staf itu berpartisipasi dalam sebuah diskusi di Facebook hingga mencemarkan nama baik perusahaan dan menghina beberapa penumpang.
"Ada saatnya dan tempatnya untuk nge-Facebook. Tetapi tidak bisa dibenarkan jika ada staf menggunakan Facebook untuk mengkritik penumpang yang notabene membayar gaji mereka," kata salah seorang juru bicara Virgin Atlantic.
(dwn/ash)