Akibat tindakannya pada bulan Juni 2008 tesebut, Ferenci pun didakwa atas dua hal. Yaitu atas tindakannya mengemudi yang berbahaya dan mengakibatkan dirinya harus dihukum penjara selama 12 minggu serta pencabutan surat izin mengemudi (SIM) miliknya selama dua tahun.
Selanjutnya untuk memperoleh SIM kembali, Ferenci juga tidak bisa mendapatkannya dengan mudah karena harus mengikuti ujian khusus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika petugas polisi menghampiri rumahnya, Ferenci menanyakan kepada polisi alasan mendatanginya. "Apakah ini mengenai video yang ada di YouTube itu?" tanya Ferenci kepada Polisi yang datang ke rumahnya seperti dilansir news.com.au, Selasa (21/10/2008).
Sementara itu dalam persidangan, juri Terrence Maher mengatakan bahwa Ferenci telah menyuguhkan tontotan yang sangat gila dan melakukan manuver yang tidak bertanggung jawab dengan kecepatan yang tinggi.
Pengacara Ferenci, Garry Bell, menyatakan bahwa kliennya yang bekerja sebagai relawan di rumah jompo, pernah membaca cerita tentang anak kecil yang mati akibat kecelakaan motor dan sekarang dia memahami itu seperti bagian dari aksi yang dilakukannya.
"Dia banar-benar menyesali sekali atas apa yang telah dilakukannya dan ini adalah sebuah kisah nyata," kilah Bell.
Punya cerita menarik seputar dunia TI? Sampaikan saja ke detikINET Forum.
(ddt/ash)