Menurut investigasi dari Australian Transport Safety Bureau (ATSB), kegagalan sistem komputer pesawat-lah yang menyebabkan ketinggian pesawat berubah secara drastis. Dan spekulasi pun beredar bahwa laptop yang dipakai penumpang yang menyebabkan gangguan komputer tersebut.
Pasalnya, seperti dikutip detikINET dari News.com, Kamis (9/10/2008), perangkat elektronik seperti laptop dilaporkan bisa mengganggu sistem on board pesawat. Namun investigator menyatakan bahwa masih terlalu dini untuk menunjuk laptop penumpang sebagai penyebab peristiwa itu karena kasusnya masih dalam tahap penyelidikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan kali ini saja laptop dikait-kaitkan dengan keamanan pesawat. Belum lama berselang, seorang pria terpaksa dibekuk aparat karena ngeyel tak mau mematikan laptop saat pesawat Qantas yang ditumpanginya akan mendarat.
Bincang seru soal laptop? Gabung segera di detikINET Forum! (fyk/dwn)