Demikian hasil studi bertajuk Video Republic yang dilakukan kelompok peneliti bernama Demos di Negeri-nya Ratu Elizabeth. Seperti dikutip detikINET dari Telegraph, Selasa (7/10/2008), studi ini meneliti tumbuhnya generasi YouTube dan bagaimana antusiasme serta keahlian mereka bisa dipupuk.
Rekomendasi studi tersebut menyarankan sekolah untuk membantu memberi pemahaman pada anak-anak tentang gaya hidup mereka yang semi-publik. Termasuk bagaimana dampak jangka panjang gaya hidup tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekolah diharapkan menjadikan kegiatan membuat video blog dan catatan harian online sebagai bagian dari kurikulum. Layaknya sekolah selama ini menjadikan kunjungan ke museum atau kelas seni tambahan sebagai bagian dari kurikulum.
YouTube saat ini termasuk situs yang populer di Inggris. Sebanyak 3,6 miliar video online disaksikan oleh warga Inggris per bulannya. Pengunjung YouTube mencapai rata-rata 20 juta per hari, jauh lebih besar dari BBC di posisi kedua dengan 6,5 juta pengunjung.
Studi itu pun mengatakan politisi bisa meniru jejak Barack Obama dengan nyemplung ke YouTube. Namun, caranya adalah dengan membangkitkan kreativitas dan antusiasme anak muda, bukan dengan doktrinasi.
(wsh/wsh)