Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Kampanye Obama Ejek McCain Gaptek

Kampanye Obama Ejek McCain Gaptek


- detikInet

Los Angeles - Pertempuran pemilihan Presiden Amerika Serikat memanas. Barack Obama yang sangat melek teknologi menganggap McCain tak pantas jadi pemimpin. Hal tersebut terkait dengan kemampuan teknologi yang minim.

Dalam iklan kampanyenya Obama habis-habisan mengejek McCain soal kegaptekannya. Dalam iklan kampanye ia menyebutkan, McCain yang berumur 72 tahun tak tahu bagaimana menggunakan komputer dan tak tahu cara mengirimkan email.

"Kita tak bisa menerima sesuatu yang sama (dengan pemerintahan Bush,red.), Obama - Biden, untuk sebuah perubahan yang kita butuhkan," demikian isi kampanye yang sudah tersebar di YouTube, yang tertulis approved by Barack Obama, Paid for by Obama for America.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kampanye tersebut, Obama menekankan bahwa untuk dapat memimpin Negara, pengetahuan tentang teknologi merupakan suatu yang mutlak, sementara McCain yang berumur 72 tahun itu diketahui memang tak tahu banyak soal teknologi.

Kelemahan ini diakui oleh lawan Obama, McCain sendiri pada NewYork Times saat wawancara, beberapa saat lalu. "Saya tidak bisa email, dan saya tidak pernah berpikir bahwa email itu perlu," tutur McCain saat itu.

Berdasarkan quote McCain itulah Obama menjatuhkan lawannya pada video kampanye terbarunya. Demikian seperti dikutip detikINET dari LosAngelestimes, Senin (15/9/2008).

Kubu McCain Tak Terima

Dibilang gaptek dan tak mengerti komputer, pihak McCain tentunya tak tinggal diam.

"McCain selalu berpergian membawa laptop," tutur juru bicara kampanye McCain, Tucker Bounds. Lebih lanjut dituturkan Bounds, kampanye seperti itu merupakan taktik Obama karena ia sadar mempunyai kekurangan di sisi lain sehingga menjelkkan lawan dengan sisi lainnya.

Kampanye Obama sendiri makin sering mengolok-olokkan lawannya. Namun pihak kubu McCain banyak yang bertanya, perlukan Presiden Amerika Serikat melek teknologi? Disebutkan bahwa urusan 'perubahan' yang diminta masyarakat tak terlalu signifikan bila dihubungkan dengan pemimpin yang 'tech savvy'. Menurut Anda? (amz/amz)





Hide Ads