Pemblokiran dilakukan terhadap situs-situs yang dioperasikan oleh kelompok separatis Kurdish, kelompok-kelompok oposisi -- khususnya dari Libanon -- organisasi civil dan Islamiah, serta organisasi hak-hak asasi manusia.
Demikian disampaikan Syrian Centre for Media and Freedom of Expression (SCMFE), seperti dilansir AFP dan dikutip detikINET, Rabu (10/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baru-baru ini pemerintah juga telah memblokir beberapa situs, yakni yang menerbitkan foto tewasnya salah seorang komandan gerilyawan Hizbullah, Imad Mughnieh. Mughnieh terbunuh saat bom mobil meledak di Ibukota Suriah, Damaskus, Februari lalu.
Langkah pemblokiran situs-situs tersebut disinyalir karena pemerintah Suriah tak ingin kekuasaannya dirongrong melalui internet.
(dwn/faw)