Demikian keyakinan dari Country Manager Intel Indonesia, Budi Wahyu Jati, kepada beberapa wartawan di Cafe Neo Vanity Jakarta, Kamis petang (17/7/2008).
Budi mengatakan, harga yang dipatok untuk netbook saat ini di Indonesia tergolong masih tinggi. Harusnya bisa lebih rendah lagi, karena diperuntukkan bagi pengguna anak sekolah atau sebagai komputer jinjing pilihan kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai perbandingan, sejumlah netbook yang beredar saat ini di tanah air dibanderol dengan harga beragam. Aspire One misalnya, dihargai Acer US$ 450. Sementara Zyrex yang mengusung Ubud dan Anoa menawarkan harga di kisaran Rp 2,9 juta - Rp 4,9 juta.
Budi sebelumnya mengatakan, ciri-ciri netbook dihargai berkisar US$ 250 - US$ 450. "Sekarang memang para produsen masih banyak yang mematok di batas level atas harga tersebut (di kisaran US$ 400), tapi nantinya akan banyak produk yang bermain di kisaran US$ 200," tutup Budi.
Mau ngobrol seputar notebook, netbook atau komputer dekstop? Masuk saja ke detikINET Forum di threat khusus PC. (ash/fyk)