Adalah kelompok pengembang piranti lunak yang menamakan dirinya iPhone Dev Team yang pertama kali sesumbar telah membobol iPhone 2.0 selaku sistem operasi iPhone 3G.
Mereka mengklaim telah mengembangkan sebuah tool yang dinamakan PwnageTool 2.0. Tool tersebut katanya bisa membuat pengguna menjebol atau menjalankan aplikasi pihak ketiga di iPhone milik mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berjam-jam kami habiskan untuk melakukan hal ini, dan sekarang ini (software pembobol iPhone 3G) cukup mudah digunakan oleh nenekmu," sumbar seorang anggota iPhone Dev Team dalam postingannya di blog.
Disebutkan pula alasannya mengapa PwnageTool 2.0 belum dirilis. Di dalam blog-nya dikatakan penundaan dilakukan demi memastikan tool software yang masih dalam taraf uji coba itu bebas cacat.
iPhone Dev Team tak hanya sesumbar telah membobol iPhone 3G, tapi juga mengaku bakal mengoprek smartphone ini supaya dapat digunakan oleh layanan selain operator yang menjadi mitra resmi. Saat ini pengguna iPhone harus terikat dengan operator rekanan Apple, misalnya O2 di Inggris, AT&T di Amerika Serikat.
Namun di balik itu semua, pernyataan yang diklaim iPhone Dev Team dimentahkan oleh mantan anggotanya sendiri. George Hotz yang pernah bergabung dalam kelompok itu menegaskan bahwa bekas timnya itu belum berhasil mengoprek iPhone 3G.
Menurutnya iPhone 3G menggunakan bootloader yang berbeda dari versi sebelumnya. Dan belum ada ekploitasi untuk bootloader iPhone 3G.
Mau ngobrol seru tentang iPhone? Yuk, ikutan bareng yang lain di detikINET Forum! (faw/rou)