Fitur yang paling dijagokan dalam produk ini adalah kemampuan untuk menyatukan bermacam-macam konten dalam portofolio PDF. Untuk pertama kalinya, Acrobat menyediakan dukungan untuk teknologi Adobe Flash, sehingga pengguna dijanjikan dapat menggabungkan Adobe Flash Player, file video dan aplikasi lain yang sesuai dengan dokumen PDF yang dibuatnya.
Sementara si penerima dokumen tersebut, menurut Michelle Max, Business Development Manager Adobe South East Asia, hanya perlu piranti lunak Adobe Reader 9 yang bisa di-download gratis untuk menggunakan konten tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya pengguna dapat memilih di antara beberapa layout atau merancangnya sendiri untuk mengintegerasikan konten secara cepat, menentukan navigasi dan menambahkan branding.
"Sehingga untuk membuka file multimedia di Acrobat 9 tak lagi memerlukan program baru," umbar Tony Lim, Senior Consultant Technical Solutions Group Adobe South East Asia dalam acara peluncuran yang berlangsung di Hotel Grand Hyatt Jakarta, Rabu (2/7/2008).
Adobe membagi produk ini ke dalam tiga kelas, yakni Standart, Pro dan Pro Extended, dengan rentang harga mulai dari US$ 99 hingga US$ 699. Direncanakan, produk ini sudah tersedia pada Juli 2008 dalam versi bahasa Inggris, Perancis, Jerman dan Jepang.
Mau bertukar dan berbagi informasi seputar software? Gabung saja di detikINET Forum.
(ash/fyk)