Dibandingkan investasi untuk proprietary hardware yang sangat mahal, prosesor produk ini dijanjikan bakal mempermudah perusahaan mengembangkan datacenter mereka dengan lebih mudah dan terjangkau ke server yang menawarkan fungsionalitas kelas enterprise pada harga standar.
Penambahan inti menjadi 4 socket dan 8 socket pada server x86 ini memungkinkan pengguna mendapatkan keuntungan terbaik dalam performa dan efisiensi, yang sangat penting untuk menangani aplikasi-aplikasi database dan virtualisasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi sebagian pelanggan, konsep pengembangan datacenter dapat berarti investasi keuangan yang mahal untuk hardware baru demi performa yang memuaskan selama beban kerja berada pada puncaknya," kata Dommy Arnanta, Country Manager AMD Indonesia dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Selasa (10/6/2008).
Prosesor Quad Core AMD Opteron dengan model 2360 SE (2,5 GHz), 2358 SE (2,4 GHz), 8360 SE (2,5 GHz) dan 8358 SE (2,4 GHz) telah tersedia dan telah mencatatkan rekor benchmark untuk performa di industri.
Ingin berdiskusi tentang komputer atau laptop? Gabung saja di detikINET Forum.
(ash/fyk)