Akan tetapi, Windows XP Home Edition ini nantinya hanya terbatas diadopsi oleh produsen laptop murah. Adapun berbagai perusahaan komputer ternama menurut Microsoft, tetap akan meninggalkan XP sesuai jadwal di 30 Juni 2008 mendatang.
Salah satu alasan keputusan ini adalah untuk menghadang serbuan sistem operasi Linux untuk komputer murah. Diharapkan, produsen komputer murah nantinya lebih memilih Windows XP daripada Linux.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip detikINET dari InformationWeek, Jumat (4/4/2008), salah satu contoh komputer murah populer adalah Asus Eee PC. Dinyatakan, Eee PC tak bisa menjalankan Vista dengan baik karena spesifikasinya tak memadai.
Microsoft memang menghadapi dilema sehingga akhirnya mempertahankan Windows XP. Pasalnya, produsen komputer pasti memilih Linux jika XP dilenyapkan. Padahal, laptop murah kian diminati khususnya di negara-negara berkembang.
(fyk/fyk)