Timothy Siddik, CEO Zyrex Indonesia, yakin Anoa akan lebih unggul dari Eee PC dari sisi jalur distribusi dan layanan purna jual. "Kami punya jaringan di 54 kota. Jika konsumen di berbagai daerah ingin mendapatkan produk kami, akan lebih mudah," ujar Timothy dalam jumpa pers di Mal Taman Anggrek, Jakarta, Kamis (21/2/2008).
Zyrex mengakui segmen pasar yang dibidik Anoa dan Eee PC sama-sama segmen pengguna laptop pemula. Namun, Timothy mengatakan, Anoa lebih cocok untuk anak usia sekolah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sama seperti Asus Eee PC, Anoa juga disebut mendapat subsidi dari Microsoft untuk biaya lisensi sistem operasi Windows XP. Namun berapa tepatnya subsidi itu Timothy juga belum mau menyebutkan. Namun ia menjanjikan subsidi tidak hanya akan berlaku pada masa-masa awal.
Sebagai perbandingan, Asus Eee PC pada saat diluncurkan dibanderol seharga Rp 3,6 juta (Linux) dan Rp 3,9 juta (Windows XP). Sedangkan subsidi dari Microsoft untuk Asus Eee PC saat peluncuran adalah USD 50 dari harga asli USD 80, sehingga hanya perlu dibayarkan USD 30.
Rencananya penjualan pertama akan dilakukan pada Sabtu, 23 Februari 2007, di Mal Taman Anggrek. Setelah acara di Jakarta, Zyrex berencana melakukan promosi ke 20 kota di Indonesia. Jumlah produk yang akan dijual pada hari pertama menurut Timothy akan dibatasi.
Country Manager Intel Indonesia, Budi wahyu Jati, mengatakan pembatasan adalah strategi vendor untuk memancing antusiasme pembeli. "Selain itu, kalau jumlahnya banyak, bisa kita bayangkan crowded-nya. Bisa seperti apa di mal ini? Sengaja kami batasi agar mudah diatur," ujarnya.
Namun, Budi menjanjikan, meski pada awalnya dibatasi harga tidak akan melonjak sangat jauh pada penjualan setelah hari peluncuran. "Namun kami tidak tahu kalau, misalnya, ada calo yang membeli lalu dijual lagi," tukasnya.
(wsh/wsh)