Salah satu 'pencabik' proyek laptop murah OLPC adalah Intel. Produsen mikroprosesor itu memang memiliki hubungan 'benci tapi rindu' dengan OLPC. Intel pernah menyeberang ke OLPC untuk mengembangkan laptop murah bersama, namun tak lama kemudian Intel mundur dan kedua pihak kembali saling menyerang.
Intel akhirnya konsentrasi mengembangkan Classmate PC sebagai produk laptop murah untuk edukasi. Sedangkan OLPC tetap dengan laptop XO mereka yang menggunakan basis prosesor AMD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Notebook ini diduga sebagai kloningan dari Classmate PC karena memiliki komponen yang mirip. Termasuk LCD 7" 800x480, Celeron-M 900, flash storage 2GB, dan Wi-Fi. Namun disebutkan ada beberapa pengembangan pada notebook ini dan HCL pun menolak disebut produknya mengkloning Classmate.
Dari segi harga, Intel dapat memangkas harga laptopnya, karena mampu memproduksi sendiri komponen-komponen seperti prosesor, chipset, flash drive, dan sebagainya. Hal ini akan semakin menenggelamkan OLPC, karena OLPC harus pontang-panting memproduksi laptop di tengah harga komponen yang semakin meroket.
Intel dan OLPC agaknya akan semakin menjauh, pasalnya keduanya punya kepentingan yang berbeda. Di satu sisi, Intel ingin memasarkan laptop murah untuk merebut pasar komersial, di sisi lain Nicholas Negroponte dengan OLPC-nya ingin menghadirkan produknya secara nirlaba. (wsh/wsh)