Daftar Isi
Preorder iPhone Duo di Indonesia resmi dibuka dengan harga mulai Rp 45 jutaan. Sebagai HP lipat pertama Apple, perangkat ini menawarkan pengalaman baru bagi pengguna iPhone. Namun, dengan harga setinggi itu, apakah iPhone Duo benar-benar layak dibeli?
Empat YouTuber teknologi Indonesia, yakni Satish K2G, Indra iTechLife, Effendi YoutuberCupu, dan Massmobi, membagikan kesan pertama mereka setelah mencoba iPhone Duo. Mereka memuji desain premium dan kualitas engselnya, tetapi juga menyoroti sejumlah kekurangan, mulai dari bobot, multitasking, hingga kemampuan kamera.
Menariknya, keempat reviewer memiliki pandangan berbeda soal kelayakan membeli iPhone Duo. Ada yang menganggapnya menawarkan pengalaman baru yang sepadan dengan harga, tetapi ada pula yang lebih menyarankan iPhone 18 Pro Max untuk kebutuhan tertentu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satish K2G: iPhone Paling Menarik Sejak Generasi Pertama
Satish K2G menilai iPhone Duo sebagai salah satu HP lipat paling mewah yang pernah dicobanya. Penggunaan material titanium membuat perangkat terasa premium, sementara engselnya dinilai kokoh dan nyaman digunakan.
Menurut Satish, mekanisme engsel iPhone Duo terasa matang meskipun ini merupakan generasi pertama HP lipat Apple. Engselnya memiliki tingkat kekakuan yang pas sehingga layar bisa berhenti di berbagai sudut.
Satish K2G Foto: doc pribadi |
Meski mengakui bobot dan ketebalannya menjadi kekurangan, Satish melihat iPhone Duo sebagai perangkat yang menghadirkan pengalaman berbeda dibandingkan iPhone konvensional.
"Ini truly new iPhone sejak iPhone gen 1," ungkap Satish.
Ia menilai iPhone Duo cocok bagi pengguna yang menginginkan pengalaman iPhone baru, bukan mereka yang mencari perangkat paling lengkap dari segi fitur.
Satish bahkan berencana menjadikan iPhone Duo sebagai HP utama atau daily driver. Setelah sebelumnya beralih dari iPhone Pro Series ke iPhone Air karena merasa bosan, tahun ini ia memilih iPhone Duo.
Indra iTechLife: Mahal, tetapi Pengalamannya Sepadan
Indra iTechLife juga memberikan kesan positif terhadap desain iPhone Duo. Menurutnya, bobot perangkat justru terasa pas dan memberikan kesan solid berkat penggunaan titanium.
Ia mengakui bekas lipatan layar masih terlihat, tetapi tidak terasa mengganggu ketika disentuh.
Indra iTechLife Foto: doc pribadi |
Keunggulan terbesar iPhone Duo menurut Indra adalah pengalaman menikmati konten dan multitasking. Layar besar membuat aktivitas menonton Netflix, YouTube, hingga browsing terasa lebih lega.
Namun, ia mengingatkan masih banyak aplikasi pihak ketiga yang belum sepenuhnya kompatibel dengan bentuk layar iPhone Duo.
"Masih terlalu mahal untuk produk first gen, akan tetapi tetap worth it dengan experience baru yang kita dapatkan, khususnya buat orang yang menggunakan iPhone dan iPad," ujar Indra.
Menurutnya, iPhone Duo menawarkan pengalaman dua perangkat dalam satu produk, sehingga menarik bagi pengguna yang selama ini membawa iPhone sekaligus iPad.
Effendy YoutuberCupu: iPhone 18 Pro Max Lebih Cocok untuk Kamera
Effendy YoutuberCupu mengaku terkesan dengan kualitas material dan engsel iPhone Duo. Menurutnya, mekanisme buka-tutup terasa kokoh dan memberikan kesan seperti menggunakan produk mewah.
Namun, bobot 254 gram menjadi perhatian. Angka tersebut sekitar 53 gram lebih berat dibandingkan Galaxy Z Fold 8, sehingga membutuhkan penyesuaian ketika digenggam.
Effendy YouTuber Cupu. Foto: doc pribadi |
Effendy juga menyoroti fitur multitasking yang untuk pertama kalinya memungkinkan dua aplikasi ditampilkan berdampingan di iPhone. Sayangnya, kemampuan tersebut masih terbatas pada dua aplikasi dengan pembagian layar 50:50 dalam posisi landscape.
Selain itu, sejumlah aplikasi pihak ketiga belum dioptimalkan sehingga masih menampilkan area hitam pada layar.
Lantas, apakah iPhone Duo lebih layak dibeli dibandingkan iPhone 18 Pro Max?
"Jawabannya bergantung pada kebutuhan. Pengguna yang mengutamakan kamera dan fitur profesional seperti telephoto serta ProRes lebih cocok memilih iPhone 18 Pro Max yang harganya lebih terjangkau," ujar Effendy.
"Sebaliknya, iPhone Duo menarik bagi mereka yang membutuhkan layar besar untuk membaca, menonton, dan menjalankan dua aplikasi sekaligus," lanjutnya.
Meski demikian, Effendi belum memberikan penilaian akhir karena merasa perlu menggunakan iPhone Duo lebih lama.
Massmobi: Lebih Cocok untuk Pengguna iPhone dan iPad Mini
Massmobi turut mengakui desain iPhone Duo terasa unik dan premium. Namun, berbeda dari Indra, ia justru menganggap bobotnya menjadi salah satu kelemahan terbesar.
Menurutnya, bentuk perangkat yang relatif pendek membuat bobot terasa terkonsentrasi di tangan sehingga kurang nyaman digunakan dalam waktu lama.
Ia memuji engsel iPhone Duo yang mudah dibuka dan mampu mempertahankan berbagai sudut lipatan. Namun, bekas lipatan layar yang awalnya nyaris tidak terlihat mulai tampak setelah perangkat beberapa kali dibuka dan ditutup.
Massmobi. Foto: doc pribadi |
Dari sisi software, Massmobi menyukai animasi antarmuka Apple ketika layar dibentangkan. Sayangnya, kemampuan multitasking masih kalah fleksibel dibandingkan sejumlah HP lipat Android yang memungkinkan lebih banyak aplikasi berjalan dalam satu layar.
Ia juga menyoroti absennya kamera telephoto, bobot yang berat, serta harga tinggi sebagai kekurangan iPhone Duo.
"Apabila anda pengguna iPad mini yang hanya ingin membawa satu device ke mana-mana dan bisa dilipat dan dimasukkan kantong, iPhone Duo adalah jawabannya," kata Massmobi.
Namun, bagi pengguna yang lebih mengutamakan kemampuan fotografi, ia menyarankan iPhone 18 Pro atau iPhone 18 Pro Max, bahkan HP Android flagship.
Jadi, iPhone Duo Layak Dibeli atau Tidak?
Dari penilaian empat YouTuber teknologi Indonesia tersebut, iPhone Duo menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan iPhone konvensional. Desain titanium, engsel premium, layar luas, dan integrasi iOS menjadi daya tarik utamanya.
Namun, calon pembeli juga perlu mempertimbangkan sejumlah kompromi. Bobot 254 gram, keterbatasan multitasking, aplikasi yang belum sepenuhnya optimal, serta absennya kamera telephoto membuat iPhone Duo belum tentu cocok untuk semua pengguna.
iPhone Duo Foto: Apple |
iPhone Duo lebih menarik bagi pengguna yang menginginkan pengalaman iPhone baru sekaligus membutuhkan fungsi tablet dalam perangkat yang bisa dimasukkan ke kantong.
Sebaliknya, mereka yang mengutamakan kamera profesional, bobot lebih ringan, dan fitur iPhone yang lebih lengkap bisa mempertimbangkan iPhone 18 Pro Max.
Di Indonesia, iPhone Duo dijual mulai Rp 45.678.910 untuk kapasitas 256 GB hingga Rp 75.999.000 untuk varian 2 TB. Preorder dibuka pada 23 Oktober 2026, sedangkan penjualan perdana dijadwalkan pada 30 Oktober 2026.
Pada akhirnya, iPhone Duo bukan semata-mata menawarkan spesifikasi tertinggi, melainkan pengalaman baru menggunakan iPhone dengan layar lipat. Apakah pengalaman tersebut sepadan dengan harga Rp 45 jutaan, bergantung pada kebutuhan dan prioritas masing-masing pengguna.
(afr/afr)






