Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Microsoft Buka Rahasia ke Proyek Open Source

Microsoft Buka Rahasia ke Proyek Open Source


- detikInet

Jakarta - Microsoft telah menandatangani kesepakatan dengan proyek Open Source untuk membuka rahasia mereka. Tak perlu main tebak-tebakan lagi.

Kesepakatan itu dibuat menyusul putusan Komisi Uni Eropa mengenai praktek persaingan usaha tidak sehat yang disebut dilakukan Microsoft. Putusan tersebut mendesak Microsoft untuk membuka dokumentasi protokol sistem operasi Windows pada pesaingnya.

Dengan bekal putusan tersebut, Microsoft membuat perjanjian dengan lembaga nirlaba Protocol Freedom Information Foundation (PFIF). Lembaga tersebut mewakili proyek Samba yang tidak memiliki badan hukum. Samba merupakan proyek open source yang memungkinkan berbagi file dan printer dalam jaringan antar sistem operasi Windows dan Open Source.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PFIF akan membayar satu kali biaya sebesar 10.000 euro (kurang lebih Rp 135 juta) dan selanjutnya bisa memberikan akses pada pengembang Open Source untuk melihat dokumen protol yang sebelumnya dirahasiakan. Dokumentasi dari Microsoft ini juga akan menegaskan letak paten software Microsoft yang perlu dihindari oleh pengembang Open Source.

Untuk bisa melihat dokumen tersebut, pengembang harus menandatangani perjanjian kerahasiaan (Non Disclosure Agreement). Dokumentasi itu juga tidak boleh disebarluaskan. Namun pengembang boleh menerapkan protokol yang sebelumnya dirahasiakan selama tidak menabrak paten Microsoft.

Jeremy Allison, salah satu penyusun Samba, mengatakan perjanjian ini berarti Samba tak punya alasan untuk tidak kompatibel dengan sistem operasi Windows. "Dulu, kalau ada yang tidak jalan, kami bisa bilang itu karena kami tidak tahu (protokolnya). Sekarang tidak alasan lagi," ujar Allison seperti dikutip detikINET dari USAToday, Kamis (27/12/2007).
(wsh/wsh)





Hide Ads