×
Ad

Tim Cook Bakal Makan Malam Bareng Donald Trump dan Xi Jinping

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Jumat, 18 Sep 2026 12:45 WIB
Foto: Forbes
Jakarta -

Mantan CEO Apple, Tim Cook, dijadwalkan menghadiri jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih pada 24 September mendatang. Kehadiran dalam acara berkelas internasional ini menjadi tugas resmi perdananya sejak mengundurkan diri dari kursi CEO Apple pada 1 September lalu dan beralih peran sebagai Executive Chairman sekaligus government liaison.

Acara yang digelar oleh Presiden AS Donald Trump untuk menyambut Presiden China Xi Jinping tersebut turut mengundang sejumlah pimpinan raksasa teknologi dan AI global.

Peran Baru Tim Cook: Pelindung CEO Apple

Pergeseran peran Tim Cook menjadi government liaison dirancang khusus untuk menjauhkan CEO baru Apple, John Ternus, dari urusan politik dan dinamika pemerintahan.

Dengan rekam jejak hubungan diplomatik yang sudah terbangun selama bertahun-tahun, Cook dipercaya tetap memegang kendali atas urusan relasi pemerintah dan kebijakan publik Apple.

Kehadiran Cook dalam jamuan ini menempatkannya di antara para petinggi industri teknologi papan atas dunia yang turut diundang Trump, seperti CEO Nvidia Jensen Huang dan CEO OpenAI Sam Altman.

Fokus Bahasan Kompetisi AI dan Regulasi Global

Pertemuan tingkat tinggi ini diperkirakan bakal menjadi ajang diskusi krusial terkait kompetisi teknologi AI antara Amerika Serikat dan China, serta isu regulasi kecerdasan buatan.

Poin-poin utama yang membayangi pertemuan tersebut meliputi:

  • Perbedaan Pandangan Regulasi: OpenAI dan sejumlah pemimpin industri terus mendorong adanya regulasi AI atas alasan keamanan operasional. Sebaliknya, Donald Trump secara terbuka menolak pembatasan atau regulasi terhadap AI karena dinilai dapat merugikan posisi tawar AS di tingkat global.
  • Kompetisi AS-China: Jamuan bersama Presiden Xi Jinping menjadi momentum pembicaraan mengenai persaingan ketat kedua negara dalam penguasaan infrastruktur dan inovasi AI.
  • Dampak Rantai Pasok: Pertemuan ini berlangsung di tengah sorotan industri terhadap krisis kelangkaan memori (RAM) akibat masifnya pembangunan data center AI, yang kian melambungkan biaya produksi perangkat elektronik konsumen.

Meski diprediksi tidak akan menghasilkan kesepakatan regulasi secara mendadak, kehadiran Tim Cook bersama para bos AI dunia mempertegas posisi strategis Apple dalam panggung diplomasi teknologi global, demikian dikutip detikINET dari Apple Insider, Jumat (18/9/2026).



Simak Video "Video Janji-janji Manis CEO Apple Tim Cook kepada Trump"

(asj/asj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork