Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Dibanding Foldable Android, iPhone Duo Malah Lebih Berat

Dibanding Foldable Android, iPhone Duo Malah Lebih Berat


Anggoro Suryo Jati - detikInet

iPhone Duo
iPhone Duo. Foto: Apple
Jakarta -

Era ponsel lipat yang selama bertahun-tahun didominasi ekosistem Android masuk ke babak baru dengan kehadiran iPhone Duo.

Ponsel lipat perdana Apple ini memang membawa sederet daya tarik, mulai dari teknologi kamera bawah layar (under-display camera), transisi layar yang mulus, hingga dukungan pena digital Apple Pencil.

Namun di balik kecanggihan teknologinya, iPhone Duo menyisakan celah kritis pada desain fisiknya. Bodinya terasa jauh lebih tebal dan berat dibandingkan para pesaing utamanya, demikian dikutip detikINET dari 9to5Google, Kamis (10/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adu Bobot dan Dimensi vs Rival Android

iPhone Duo mencatatkan bobot sebesar 254 gram dengan ketebalan 11,3 mm saat kondisi terlipat. Di atas kertas, angka ini kalah ramping jika disandingkan dengan jajaran ponsel lipat Android generasi 2026:

ADVERTISEMENT
  • iPhone Duo: 254 gram | ketebalan 11,3 mm
  • Google Pixel 11 Pro Fold: 239 gram | ketebalan 10,1 mm (iPhone Duo lebih berat 15 gram)
  • Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra: 215 gram | ketebalan 8,9 mm (iPhone Duo lebih berat 39 gram)
  • Samsung Galaxy Z Fold 8: 201 gram | ketebalan 9,7 mm (iPhone Duo lebih berat 53 gram)

Dukungan Apple Pencil Jadi Alasan Bodi Tebal?

Tebalnya sasis iPhone Duo disinyalir berkaitan erat dengan hadirnya dukungan fitur stylus Apple Pencil. Sebagai perbandingan, Samsung memilih menanggalkan dukungan S Pen sejak meluncurkan Galaxy Z Fold 7 demi mengejar desain yang ekstra tipis dan ringan.

Bahkan ketika dibandingkan dengan Galaxy Z Fold 6 (rilisan tahun 2024) yang menjadi lini ponsel lipat Samsung terakhir dengan dukungan S Pen--meski tebalnya mencapai 12,1 mm--bobotnya tetap masih lebih ringan dibandingkan iPhone Duo.

Manager Departemen Riset dan Pengembangan (R&D) Samsung, Hee-Cheul Moon, dalam wawancaranya di Wired menegaskan bahwa bobot merupakan faktor paling krusial dalam merancang ponsel lipat.

Menurut Samsung, merancang HP lipat yang ringan bukanlah perkara mudah. Kendati demikian, menurunkan bobot perangkat merupakan metrik terpenting untuk meningkatkan nilai guna serta pengalaman pengguna saat memakai ponsel lipat.



(asj/fay)




Hide Ads
LIVE