Hewlett-Packard (HP) Indonesia memperkenalkan NeoView, sebuah solusi hardware dan platform teknologi untuk pengelolaan data warehouse yang mampu menampung data dalam jumlah sangat besar dan beroperasi 24 jam non-stop selama 7 hari. Melalui NeoView, HP mencoba menyederhanakan banyaknya data penyimpanan menjadi satu solusi yang terintegrasi.
"Fokus kami saat ini adalah data. Kami mencoba mengintegrasikan banyak data penyimpanan menjadi satu yaitu single integrated source of enterprise information," kata Steve Illingworth, NeoView BIO Senior Manager HP di acara HP Journalist Workshop XIII 2007, yang digelar 7-9 Desember 2007 di Sheraton Senggigi, Lombok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Targetkan USD 15 Juta
Salah satu perusahaan telekomunikasi di Indonesia disebut-sebut akan segera mengimplementasikan NeoView besutan Hewlett-Packard (HP) ini. Marketing Director Technology Solution Group HP Indonesia, Jurius, mengkonfirmasikan hal itu kepada detikINET.
"Sudah ada satu perusahaan telekomunikasi yang membuat portofolionya, saya tidak bisa menyebut namanya. Mudah-mudahan dalam 1-2 bulan ini sudah bisa di-launch," kata Jurius.
Meski NeoView dibandrol cukup tinggi, mulai dari USD 500 ribu, Jurius berpendapat kemungkinan banyak juga perusahaan yang bisa di-approach karena ternyata banyak perusahaan yang memiliki data hingga 15 Tera seperti perusahaan asuransi, telekomunikasi dan perbankan. Saat ini Jurius mengaku tengah mengadakan pendekatan dengan beberapa perusahaan di Indonesia yang tertarik mengimplementasikan NeoView.
Ketika ditanya soal target bisnis, Jurius mengklaim HP menargetkan bisa meraih pendapatan USD 15 juta di 2008 dari NeoView. "Produk ini memang masih baru diluncurkan (April 2007-red), jadi kita ingin melakukan approach dulu ke perusahaan-perusahaan," ujarnya. (dwn/dwn)