Asus Indonesia merilis ExpertBook P5 G2 PM5406, tersedia dalam pilihan layar 14 inci berspesifikasi IPS ataupun OLED, yang menghadirkan perpaduan performa kecerdasan buatan yang lebih cepat, visual memukau, ketahanan standar militer, serta keamanan tingkat korporat.
Commercial Director Asus Indonesia, Eric Khoven, menyebutkan bahwa segmen bisnis di Indonesia saat ini semakin mengandalkan teknologi AI untuk mempercepat produktivitas, baik di kantor maupun saat bekerja dari mana saja.
"Segmen bisnis di Indonesia semakin mengandalkan teknologi AI untuk mempercepat produktivitas, baik di kantor maupun saat bekerja dari mana saja. Melalui Asus ExpertBook P5 G2, kami menghadirkan solusi yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga dirancang dengan standar keamanan dan ketahanan kelas dunia," jelas Eric, dalam keterangan yang diterima detikINET.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Spesifikasi Asus ExpertBook P5 G2
Laptop ini dipersenjatai dengan chip prosesor hingga AMD Ryzen AI 9 HX 470 untuk varian proyek, sementara unit ritel di Indonesia dibekali AMD Ryzen AI 7 445 dengan akselerasi neural hingga 50 NPU TOPS. Tenaga hingga 45 watt TDP dioptimalkan secara khusus untuk alur kerja berbasis AI yang menuntut beban kerja tinggi, memastikan aplikasi berjalan dengan efisiensi superior untuk multitasking maupun analisis data intensif.
Kapasitas memori juga menjadi keunggulan tersendiri, di mana pengguna dapat melakukan peningkatan mandiri guna memperpanjang masa pakai produk. Spesifikasi maksimal yang dapat diakomodasi meliputi:
- RAM DDR5 hingga 64GB berkecepatan 5600 MT/s lewat dua slot SO-DIMM
- Penyimpanan dual-SSD M.2 PCIe 4.0 hingga 3TB lewat dua slot yang tersedia
Performa tinggi yang berkelanjutan tersebut didukung penuh oleh sistem manajemen termal Asus ExpertCool. Teknologi ini dirancang untuk membuang panas secara efisien sekaligus meminimalkan suara kipas, sehingga ruang kerja tetap senyap dan produktif.
Perangkat ini dirancang untuk membuka efisiensi kerja melalui platform AI terpadu Asus MyExpert yang berfungsi sebagai asisten cerdas. Platform tersebut menawarkan ragam fitur penulisan dan pengelolaan surel berbasis AI, serta perangkuman hasil rapat otomatis untuk memangkas beban kerja administratif.
Bagi mereka yang sering melakukan pertemuan jarak jauh, terdapat fitur peredam bising yang mampu menyaring suara latar belakang yang mengganggu. Fitur ini disempurnakan oleh kamera web AI beresolusi hingga 5MP yang secara otomatis menyesuaikan pencahayaan dan pembingkaian wajah.
Dengan memanfaatkan NPU khusus pada chip prosesornya, laptop ini juga sepenuhnya mendukung Windows Copilot+ PC yang memungkinkan otomatisasi alur kerja hingga terjemahan bahasa secara waktu nyata.
Layar 14 inci dengan rasio 16:10 yang diusungnya hadir dalam dua pilihan. Pilihan pertama adalah panel IPS resolusi 2,5K dengan refresh rate 144Hz untuk pergerakan visual mulus. Pilihan kedua merupakan panel OLED dengan akurasi warna presisi yang memiliki sertifikasi DCI-P3 100 persen.
Dirancang untuk pekerja dengan mobilitas tinggi, laptop ini memiliki bobot ringan yang dimulai dari 1,27 kilogram dan telah memenuhi standar ketahanan militer AS MIL-STD-810H. Baterai berkapasitas 70Wh yang dibawanya diklaim mampu bertahan hingga 22,5 jam untuk pemakaian aplikasi perkantoran sehari-hari. Sementara itu, opsi konektivitasnya didukung oleh Wi-Fi 7 serta deretan antarmuka yang lengkap tanpa perlu tambahan dongle, mencakup USB4 Type-C, HDMI 2.1, hingga LAN RJ45.
Asus melindungi aset bisnis penggunanya melalui perlindungan berlapis ExpertGuardian. Fondasi keamanannya mencakup dukungan Windows 11 Secured-core PC dan BIOS yang sesuai dengan standar NIST, lengkap dengan komitmen pembaruan perangkat tegar selama lima tahun. Pengguna juga mendapatkan kendali privasi ekstra melalui pelindung fisik kamera web, sensor sidik jari, dan ketersediaan chip TPM 2.0.
Harga Asus ExpertBook P5 G2
Asus ExpertBook P5 G2 PM5406 ditawarkan di Indonesia dengan harga Rp21.599.000 untuk model PM5406CGA dan Rp19.799.000 untuk model PM5406CKA. Perangkat ini didukung pula oleh layanan purna jual komprehensif, termasuk layanan perbaikan lima hari kerja, servis di tempat, garansi komponen penuh, hingga layanan retensi penyimpanan untuk menjamin keamanan data pengguna korporat.

