Motorola memperluas ekosistem produknya di Indonesia dengan memperkenalkan Moto Buds 2 dan Moto Buds 2 Plus. Kedua perangkat true wireless stereo atau TWS tersebut menawarkan fitur dan posisi harga yang berbeda.
Moto Buds 2 Plus menjadi varian lebih premium dengan teknologi Sound by Bose, dynamic active noise cancellation, spatial audio, dan enam mikrofon. Sementara itu, Moto Buds 2 mengunggulkan desain ringkas, konfigurasi dua driver, serta daya tahan baterai hingga 48 jam bersama charging case.
Product Portfolio Head Motorola Indonesia Zulfahmi mengatakan Motorola tidak hanya berfokus pada smartphone, tetapi juga mulai memperluas lini aksesori dan produk ekosistemnya. "Fokus Motorola tidak hanya pada smartphone, melainkan juga pada aksesori dan ekosistem," ujarnya di acara peluncuran Motorola Razr Fold, Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Moto Buds 2 Plus menggunakan teknologi Sound by Bose. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu fitur unggulan yang ditawarkan Motorola untuk menghadirkan pengalaman audio premium pada perangkat TWS.
"Produk pertama adalah Moto Buds 2 Plus yang menggunakan teknologi Sound by Bose. Produk ini menawarkan kualitas audio dari Bose dengan harga yang relatif terjangkau," kata Zulfahmi.
Moto Buds 2 Plus mendukung codec audio berkualitas tinggi dan spatial audio. Fitur spatial audio dirancang untuk memberikan pengalaman suara yang terasa lebih luas dan menyeluruh saat mendengarkan musik atau menonton film.
Perangkat ini juga dilengkapi dynamic active noise cancellation atau ANC. Teknologi tersebut dapat membantu mengurangi suara dari lingkungan sekitar sehingga pengguna bisa lebih fokus pada audio yang sedang diputar.
Motorola membekali Moto Buds 2 Plus dengan enam mikrofon. Mikrofon tersebut berfungsi menangkap suara pengguna sekaligus membantu sistem menyesuaikan keluaran audio berdasarkan kondisi lingkungan.
"Moto Buds 2 Plus dilengkapi enam mikrofon untuk membantu menangkap suara dan menyesuaikan audio dengan kondisi lingkungan," jelas Zulfahmi.
Dari sisi ketahanan, Moto Buds 2 Plus memiliki rating IP54. Perangkat ini memiliki perlindungan terhadap debu dalam jumlah tertentu dan cipratan air sehingga dapat digunakan untuk aktivitas sehari-hari maupun olahraga ringan.
Beralih ke Moto Buds 2, TWS ini diposisikan sebagai pilihan yang lebih ringan dan terjangkau. Perangkat ini membawa desain kecil dan ringkas agar lebih praktis dibawa serta nyaman digunakan dalam waktu lama.
"Moto Buds 2 menjadi versi lebih ringan dan terjangkau," ujar Zulfahmi.
Moto Buds 2 menggunakan driver utama berukuran 11 mm dan driver tambahan 5 mm. Kombinasi tersebut dirancang untuk menghasilkan suara pada rentang frekuensi yang berbeda.
Driver utama menangani sebagian besar keluaran audio, sedangkan driver tambahan membantu memperkaya detail suara. Motorola belum memerinci dukungan codec audio maupun fitur ANC pada model ini.
Salah satu keunggulan utama Moto Buds 2 adalah daya tahan baterainya. Motorola mengklaim perangkat dapat digunakan hingga total 48 jam apabila dipadukan dengan charging case.
"Daya tahan baterainya dapat mencapai total 48 jam apabila digunakan bersama charging case," kata Zulfahmi.
Moto Buds 2 memiliki rating IPX4 yang membuatnya tahan terhadap cipratan air dari berbagai arah. Perlindungan tersebut memungkinkan earbud digunakan ketika berolahraga atau beraktivitas di luar ruangan.
Perangkat ini tersedia dalam tiga pilihan warna. Dua warna yang diperkenalkan Motorola adalah Carbon dan Violet Ice.
Harga
Moto Buds 2 Plus dijual di Indonesia dengan harga ritel Rp1.999.000. Sementara Moto Buds 2 dapat ditebus dengan harga Rp 499.000
Motorola juga membuka kemungkinan menghadirkan lebih banyak aksesori pada masa mendatang, mulai dari protective case, charger, hingga produk ekosistem lain.
"Kami sedang mempertimbangkan untuk memperluas pilihan aksesori. Selain protective case, ke depan dapat mencakup charger dan produk ekosistem lainnya," pungkas Zulfahmi.
Simak Video "Whale Cloud Bicara Transformasi Bisnis di Era AI pada BRAVO 500 Summit 2026"
(afr/afr)