Sistem kerjanya adalah dengan menggunakan media keset yang dicetak dengan kode warna-warni dan sebuah kamera Web biasa, untuk mengukur posisi pemain dalam tiga dimensi. Dengan teknologi ini orang bisa melakukan gerakan di kehidupan nyata yang nantinya akan diterjemahkan ke kehidupan maya. Orang cukup berjalan di atas keset bermotif kode khusus dengan disorot kamera. Gambar kemudian diproses untuk menentukan jarak vertikal dan kemiringan.
Sebuah layar besar akan menampilkan tokoh avatar dalam 3 dimensi. Misalnya seorang pemain melakukan gerakan seolah-olah sedang melongok ke kolong mobil yang ada di dunia maya, maka di layar akan ditampilkan apa yang dilihat avatar di kolong mobil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Permasalahannya kini adalah sulit untuk menghentikan pikiran. Misalnya orang ingin memindahkan avatar ke kiri, maka ia berpikir 'kiri', tapi kemudian avatar melangkah terlalu jauh ke kiri, sebelum orang dapat menghentikan perintah di pikirannya. Belum ada rencana untuk mengkomersialisasikan teknologi ini dalam waktu dekat. Ke depan, sistem kendali avatar ini akan dipadukan dengan konsol video game.
(dwn/dwn)