Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Microsoft Akan Jajal Copilot Jadi Sistem Operasi

Microsoft Akan Jajal Copilot Jadi Sistem Operasi


Anggoro Suryo - detikInet

Windows 11
Foto: Microsoft
Jakarta -

Microsoft selama ini memosisikan Windows dan Copilot sebagai dua entitas yang terpisah: sebuah sistem operasi (OS) dan asisten Kecerdasan Buatan (AI) yang sekadar "menumpang" di atasnya. Namun, sebuah video bocoran terbaru mengungkap eksperimen radikal perusahaan tersebut di masa lalu.

Namanya Project Aion, sebuah prototipe internal di mana Copilot tidak hanya duduk manis di dalam Windows, melainkan menjadi Windows itu sendiri--menghilangkan menu Start, Taskbar, dan tradisi antarmuka desktop yang telah berumur tiga dekade.

Bocoran video yang pertama kali menyebar melalui server Discord BetaWiki ini memperlihatkan sebuah OS agen AI (agentic OS) berbasis web. Dalam prototipe ini, Copilot ditanamkan langsung secara mendalam ke dalam core shell sistem.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Sistem eksperimental ini berjalan di atas codebase Windows yang benar-benar baru dijuluki "Win3". Dirancang untuk menjadi OS yang ringan dan sepenuhnya berbasis web, Win3 mengandalkan browser Edge (dan layout engine Chromium) sebagai cangkang utama untuk menggerakkan pengalaman AI Copilot tersebut.

Project Aion membawa perombakan besar pada cara pengguna berinteraksi dengan PC-nya. Beberapa fitur utamanya meliputi:

  • Kotak Input Multimodal: Pengguna dapat langsung mengetikkan instruksi teks untuk menyuruh Copilot melakukan tugas-tugas komputasi.
  • Konsep 'Spaces': Fungsi Taskbar dan menu Start tradisional dipangkas dan diganti dengan konsep "Ruang" (Spaces). AI akan secara pintar mengelompokkan aplikasi dan situs web ke dalam ruang kerja khusus yang bisa ditutup atau dipanggil kembali dengan mudah kapan saja.
  • Aplikasi Win32 Pindah ke Cloud: Karena murni berbasis web, OS ini tidak memiliki dukungan bawaan (native) untuk aplikasi lawas Win32. Jika pengguna perlu membuka program seperti Microsoft Word versi desktop, Aion akan membuka sesi Windows Cloud PC agar program tersebut bisa berjalan secara virtual dari jarak jauh.
  • Integrasi Plugin: AI mampu berinteraksi lintas aplikasi. Misalnya, pengguna bisa menyuruh Copilot merangkum draf dan mengirimkan email Outlook kepada rekan kerja langsung dari kotak obrolan AI.

Banyak sumber membenarkan bahwa klip video tersebut adalah asli, meskipun usianya diperkirakan sudah mencapai dua tahun. Belum diketahui pasti apakah Project Aion ini adalah cikal bakal produk nyata atau sekadar eksperimen internal sesaat dari tim Microsoft. Mengingat usianya, besar kemungkinan proyek ini sudah dimatikan.

Meskipun Aion mungkin tidak akan pernah melihat cahaya matahari sebagai sistem operasi mandiri, prototipe ini menjadi bukti paling jelas sejauh mana Microsoft berani mempertaruhkan identitas Windows demi ambisi masa depan AI mereka, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Sabtu (4/7/2026).




(asj/hps)






Hide Ads