Memilih smartphone baru kini tak lagi sesederhana membandingkan harga atau spesifikasi di atas kertas. Di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan, banyak konsumen mulai mempertimbangkan nilai jangka panjang sebelum memutuskan membeli perangkat baru.
Pertimbangan tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, industri semikonduktor global diperkirakan masih menghadapi tekanan akibat krisis memori yang berlanjut hingga 2026.
Analis TrendForce memperkirakan harga DRAM dapat meningkat sekitar 15-20%, sementara harga NAND Flash diprediksi naik hingga 10-15% pada tahun depan. Kenaikan ini berpotensi berdampak pada biaya produksi berbagai perangkat elektronik, termasuk smartphone.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain dipicu tingginya permintaan untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI), pasokan memori juga dipengaruhi penyesuaian kapasitas produksi di industri semikonduktor. Kondisi tersebut membuat konsumen kini tak hanya mencari smartphone dengan spesifikasi mumpuni, tetapi juga perangkat yang mampu memberikan pengalaman penggunaan dalam jangka panjang.
Di tengah kondisi tersebut, Samsung memastikan pasokan hardware tetap terjaga hingga 2026. Langkah ini dilakukan agar harga dan ketersediaan produknya tetap stabil sehingga konsumen memiliki lebih banyak kepastian saat ingin mengganti smartphone.
"Di tengah kenaikan biaya komponen di industri, kekuatan supply kami memungkinkan Samsung menjaga harga dan ketersediaan produk yang diharapkan konsumen. Membeli Samsung bukan sekadar membeli smartphone, tetapi memilih perangkat yang terpercaya dan memberikan nilai jangka panjang," ujar Head of MX Samsung Electronics Indonesia, Yadi Prayitno dalam keterangannya, Sabtu (27/6/2026)
Nilai jangka panjang itulah yang kini menjadi salah satu pertimbangan utama saat memilih smartphone. Bukan berarti setiap orang membutuhkan perangkat dengan spesifikasi tertinggi, melainkan smartphone yang sesuai dengan kebutuhan dan tetap nyaman digunakan dalam beberapa tahun ke depan.
Lebih lanjut, Samsung pun menghadirkan beberapa pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pengguna.
Samsung Galaxy A37 5G untuk Teman Sehari-hari
Bagi pengguna yang mencari smartphone untuk mendukung aktivitas sehari-hari, Samsung Galaxy A37 5G menjadi pilihan yang menarik. Perangkat ini cocok untuk bekerja, mengikuti perkuliahan, menikmati hiburan, hingga berselancar di media sosial.
Layar Super AMOLED membuat tampilan lebih nyaman dipandang, sementara AI membantu berbagai aktivitas menjadi lebih praktis. Samsung juga menyematkan Samsung Knox yang memberikan perlindungan terhadap data pengguna sejak perangkat pertama kali digunakan.
Tak hanya itu, Galaxy A37 5G mendapat dukungan pembaruan sistem operasi hingga enam generasi dan pembaruan keamanan selama enam tahun. Dukungan tersebut membuat perangkat tetap relevan digunakan lebih lama tanpa harus terburu-buru berganti smartphone.
Namun, bagi pengguna yang membutuhkan kemampuan lebih untuk menunjang produktivitas maupun membuat konten, Samsung juga menawarkan pilihan dengan performa yang lebih tinggi.
Samsung Galaxy A57 5G Saat Aktivitas Makin Padat
Samsung Galaxy A57 5G hadir dengan peningkatan performa chipset sehingga lebih nyaman digunakan untuk menjalankan berbagai aplikasi sekaligus. Kemampuan AI yang lebih lengkap juga membantu pengguna menyelesaikan beragam aktivitas dengan lebih efisien.
Di sektor kamera, Samsung menghadirkan fitur Nightography yang memungkinkan pengguna menghasilkan foto maupun video tetap optimal, termasuk saat kondisi cahaya minim. Kombinasi performa dan kamera tersebut membuat perangkat ini cocok bagi profesional maupun content creator yang mengandalkan smartphone untuk bekerja sekaligus berkarya.
Galaxy A57 5G memang belum mendukung wireless charging. Namun, Samsung telah membekalinya dengan pengisian daya cepat (Super Fast Charging) 45W, peningkatan performa, fitur AI, kamera yang ditingkatkan, serta dukungan hingga 6x pembaruan sistem operasi dan pembaruan keamanan selama enam tahun untuk menjaga pengalaman penggunaan tetap optimal.
Sementara itu, bagi pengguna yang menginginkan pengalaman premium tanpa kompromi, Samsung juga menghadirkan pilihan di kelas flagship.
Samsung Galaxy S26 untuk Pengalaman Tanpa Batas
Samsung Galaxy S26 menawarkan performa kelas flagship yang dirancang untuk mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari produktivitas, fotografi, hingga pembuatan konten.
Perangkat ini juga dibekali Galaxy AI yang semakin cerdas serta sistem kamera premium yang mampu menghasilkan foto dan video berkualitas tinggi dalam berbagai kondisi. Bagi pengguna yang menginginkan pengalaman terbaik dari ekosistem Galaxy, seri flagship ini menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan.
Meski menyasar kebutuhan pengguna yang berbeda, ketiga perangkat tersebut memiliki satu kesamaan, yakni dirancang agar tetap nyaman digunakan dalam jangka panjang.
Tabel Perbandingan: Samsung Galaxy A37 5G, A57 5G, dan S26
| Model | Cocok Untuk | Nilai Utama |
| Samsung Galaxy A37 5G | Aktivitas sehari-hari | AI, layar Super AMOLED, Samsung Knox, update OS hingga 6 generas |
Samsung Galaxy A57 5G | Produktivitas dan kreasi konten | Chipset lebih bertenaga, Nightography, AI lebih lengkap |
| Samsung Galaxy S26 | Pengalaman flagship | Performa premium, kamera flagship, Galaxy AI paling canggih |
Lebih dari Sekadar Spesifikasi
Besarnya RAM, kapasitas penyimpanan, atau jumlah megapiksel kamera memang masih menjadi pertimbangan saat memilih smartphone. Namun, pengalaman penggunaan dalam jangka panjang justru ditentukan oleh banyak faktor lain, seperti dukungan software, keamanan perangkat, hingga kemampuan mengikuti perkembangan teknologi.
Karena itu, Samsung membekali lini Galaxy terbarunya dengan Samsung Knox yang kini tersedia mulai dari smartphone entry-level. Sistem keamanan ini membantu melindungi data pengguna dari berbagai ancaman digital.
Samsung juga memberikan dukungan pembaruan sistem operasi hingga enam generasi dan pembaruan keamanan selama enam tahun. Bersamaan dengan itu, Galaxy AI terus berkembang melalui pembaruan software sehingga pengguna dapat menikmati fitur-fitur baru tanpa harus mengganti perangkat dalam waktu singkat.
"Kami mendefinisikan ulang arti ketahanan sebuah smartphone. Dengan fitur yang lengkap, dukungan hingga 6 tahun, serta AI yang aman di perangkat, smartphone Samsung tetap cerdas, aman, dan optimal digunakan bertahun-tahun ke depan, sama seperti saat pertama kali digunakan." Head of Category Management Samsung Electronics Indonesia, Verry Octavianus.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa ketahanan sebuah smartphone tidak hanya diukur dari daya tahannya secara fisik, tetapi juga dari kemampuannya mengikuti kebutuhan pengguna seiring berkembangnya teknologi.
Didukung Layanan yang Memberikan Rasa Tenang
Selain perangkat, layanan purna jual juga menjadi salah satu faktor yang patut dipertimbangkan sebelum membeli smartphone.
Samsung memiliki jaringan layanan yang tersebar di 133 kota di 34 provinsi, dengan total 165 Samsung Service Center di Indonesia. Selain itu, tersedia pula berbagai program pembelian yang lebih fleksibel, mulai dari cicilan, financing, hingga cashback, sehingga konsumen memiliki lebih banyak pilihan untuk memiliki perangkat baru.
"Ketidakpastian ekonomi seharusnya tidak menghambat kemajuan. Dengan skema program kepemilikan yang fleksibel dan layanan purna jual yang luas, kami menghilangkan hambatan untuk mendapatkan teknologi premium, sehingga konsumen dapat mengupgrade produktivitas dan kreativitas mereka dengan peace of mind," Head of MX Business Demand Generation Samsung Electronics Indonesia, Andi Airin.
Pada akhirnya, memilih smartphone bukan hanya soal mencari perangkat dengan spesifikasi paling tinggi atau harga paling murah. Yang tak kalah penting adalah memastikan perangkat tersebut mampu mengikuti kebutuhan pengguna dalam beberapa tahun ke depan.
Samsung Galaxy A37 5G, Galaxy A57 5G, dan Galaxy S26 hadir untuk menjawab kebutuhan yang berbeda, mulai dari aktivitas sehari-hari, produktivitas, hingga pengalaman flagship. Didukung pembaruan software yang panjang, Galaxy AI yang terus berkembang, Samsung Knox, serta layanan purna jual yang luas, ketiga perangkat tersebut menawarkan nilai lebih yang dapat dirasakan dalam jangka panjang.
FAQ
1. HP Samsung mana yang cocok untuk kebutuhan sehari-hari?
Jika kebutuhanmu lebih banyak untuk bekerja, belajar, browsing, hingga menikmati hiburan, Galaxy A37 5G bisa menjadi pilihan. Smartphone ini menawarkan layar Super AMOLED, AI, Samsung Knox, serta dukungan pembaruan sistem operasi hingga enam generasi.
2. Apa perbedaan Galaxy A37 5G dan Galaxy A57 5G?
Galaxy A57 5G menawarkan peningkatan performa chipset, kemampuan AI yang lebih lengkap, serta fitur kamera seperti Nightography yang cocok untuk produktivitas maupun membuat konten. Sementara Galaxy A37 5G lebih ditujukan bagi pengguna yang mencari smartphone andal untuk aktivitas sehari-hari.
3. Berapa lama Samsung memberikan pembaruan software?
Lini Galaxy terbaru yang dibahas dalam artikel ini mendapatkan dukungan pembaruan sistem operasi hingga enam generasi serta pembaruan keamanan selama enam tahun, sehingga perangkat tetap aman dan relevan digunakan dalam jangka panjang.
4. Apakah HP Samsung sudah dilengkapi fitur AI?
Ya. Samsung menghadirkan AI pada berbagai lini smartphone, mulai dari Galaxy A Series hingga Galaxy S Series. Fitur ini dirancang untuk membantu produktivitas, kreativitas, hingga pengalaman penggunaan sehari-hari.
5. Apakah Samsung memiliki layanan purna jual di Indonesia?
Samsung memiliki jaringan layanan purna jual yang tersebar di 133 kota di 34 provinsi, dengan total 165 Samsung Service Center untuk membantu kebutuhan pengguna setelah pembelian.
(akd/ega)