Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Game Anak Cegah Pelecehan Seks Dirilis

Game Anak Cegah Pelecehan Seks Dirilis


- detikInet

Rio de Janeiro - Pelecehan seksual, apalagi pada bocah-bocah cilik memang tak bisa dibenarkan. Namun saat ini, tindakan tersebut makin merajalela khususnya di dunia maya alias Internet.Untuk menanggulanginya, diluncurkan sebuah game yang didesain untuk mengajar anak-anak bagaimana membentengi diri dari ancaman pelecehan seksual dan bahaya lainnya di Internet. Game ini diluncurkan oleh lembaga Dewan Eropa dalam sebuah forum pertemuan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di kota Rio de Janeiro, Brasil yang membahas tentang cybercrime.Game bernama 'Wild Web Woods' ini menggunakan alur kisah yang memandu anak melewati berbagai tahap permainan penuh bahaya. Jika sukses, mereka bisa mencapai 'e-city' yang menakjubkan. Game yang didesain untuk anak usia 7 sampai 10 tahun tersebut tersedia di Internet dalam bahasa Inggris, menyusul bahasa lainnya.Dewan Eropa yang beranggotakan 47 negara Eropa ini mengungkapkan bahwa keberadaan game baru ini merupakan langkah kunci dalam usaha mengantisipasi pelecehan anak-anak melalui Internet yang kian meningkat."Internet bermanfaat bagi anak-anak, namun juga menciptakan ancaman baru bagi keselamatan mereka. Eksploitasi seksual terhadap anak-anak tentu saja termasuk bagian dari ancaman itu," tandas Deputi Sekretaris Jenderal Dewan Eropa, Maud de Boer-Buquicchio seperti dikutip detikINET dari AFP, kamis (15/11/2007).Pernyataan Maud tampaknya patut diperhatikan. Sebuah lembaga Inggris yang bertujuan melindungi anak-anak, Child Exploitation and Online Protection Cancer mengungkapkan bahwa mereka telah menerima 5000 komplain tentang pelecehan anak di Internet sejak lembaga itu berdiri satu setengah tahun lampau. "Teknologi telah meningkatkan ancaman pada anak-anak menuju level yang belum pernah diperkirakan sebelumnya," tandas Alex Nagle, salah satu pejabat lembaga ini.Partisipan dalam forum PBB ini juga menandaskan bahwa meskipun Internet menyebarkan pengetahuan pun kesempatan ekonomi, berbagai bahaya mengemuka seperti pesatnya perkembangan pornografi. "Di banyak negara berkembang, kecanduan pornografi mengakibatkan masalah bagi orangtua," tandas Cheryl Preston, profesor hukum di Brigham Young University, Amerika Serikat. (fyk/dwn)







Hide Ads
LIVE