×
Ad

Pantas Gen Z Keranjingan Video Sinematik, Ini Alasannya

Rizqy Nur Amalia - detikInet
Rabu, 10 Jun 2026 12:13 WIB
Samsung Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G (Foto: Rizqy Nur Amalia/detikINET)
Bandung -

Video sinematik kian digemari Gen Z untuk dibagikan ke media sosial. Melihat tren tersebut, Samsung membekali Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G dengan sejumlah peningkatan kamera, termasuk kemampuan Nightography Video.

Kedua ponsel ini didukung punya kemampuan kamera 0,8μm Pixel ISP, serta dukungan kamera wide untuk membantu menangkap lebih banyak cahaya saat kondisi minim penerangan. Hasilnya, video malam hari diklaim tampil lebih terang, detail, dan stabil.

"Selain lebih terang, lebih cerah, pengambilannya sendiri juga ternyata jauh lebih stabil kalau dibandingkan generasi sebelumnya," kata Annisa Maulina, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, dalam workshop Galaxy A57 5G dan Galaxy A37 5G di Bandung, Selasa (9/6/2026).

Menurut Annisa, peningkatan tersebut dilakukan karena mayoritas pengguna Galaxy A Series saat ini berasal dari rentang usia 25 hingga 35 tahun. Mereka gemar travelling, kuliner, dan aktif membagikan konten ke media sosial.

Fenomena itu sejalan dengan tren video sinematik yang terus berkembang di platform seperti TikTok dan Instagram Reels. Photographer Professional dan Content Creator Akbar Nugroho mengatakan istilah 'video sinematik' memang bukan istilah resmi di dunia videografi. Namun, istilah tersebut kini identik dengan konten yang menghadirkan visual layaknya film profesional dalam format yang mudah dinikmati di media sosial.

Menurut data yang dipaparkan Akbar, unggahan video sinematik secara global mencapai sekitar 1,7 juta video per hari pada 2023 dan diproyeksikan meningkat menjadi 2,8 juta video per hari pada 2026. Ia menilai tren tersebut didorong oleh semakin mudahnya proses pembuatan konten berkat kemampuan kamera smartphone yang kini jauh lebih mumpuni dibanding beberapa tahun lalu.

"Yang dicari sekarang itu cerita. Daily life, travelling, atau aktivitas sederhana yang relatable. Itu yang membuat orang mau menonton sampai selesai," ujar Akbar.

Menurutnya, video yang mampu menghadirkan suasana dan emosi kini lebih diminati dibanding sekadar unggahan foto. Karena itu, video sinematik terus berkembang menjadi salah satu format konten favorit Gen Z, baik untuk mendokumentasikan perjalanan, aktivitas sehari-hari, maupun momen sederhana yang ingin dibagikan ke media sosial.

Tonton juga Video: Garin Nugroho Tawarkan Pengalaman Sinematik Unik Lewat 'Samsara'




(rnu/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork