Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Unik! Museum Virtual Ini Simpan Ratusan Sistem Operasi PC

Unik! Museum Virtual Ini Simpan Ratusan Sistem Operasi PC


Anggoro Suryo - detikInet

Virtual OS Museum
Unik! Museum Virtual Ini Simpan Ratusan Sistem Operasi PC Foto: Dok. Virtual OS Museum
Daftar Isi
Jakarta -

Bagi Anda yang ingin bernostalgia atau sekadar penasaran dengan wujud sistem operasi (OS) komputer zaman baheula, kini ada cara mudah untuk mencicipinya. Jawabannya ada di proyek bernama Virtual OS Museum.

Berbeda dengan museum pada umumnya, ini bukanlah tempat fisik. Virtual OS Museum adalah sebuah koleksi digital raksasa yang berisi lebih dari 1.700 instalasi dari 600 sistem operasi yang berjalan di atas 250 jenis platform berbeda. Kerennya, semua OS jadul ini bisa diunduh dan dijalankan langsung di komputer Anda melalui bantuan emulator.

Proyek ambisius ini sebagian besar adalah hasil jerih payah satu orang, yakni Andrew Warkentin. Ia adalah seorang developer sekaligus sejarawan OS yang telah tekun membangun dan mengumpulkan image sistem operasi sejak tahun 2003 silam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Bentangan Sejarah: Dari 1948 hingga Android Lawas

Perpustakaan digital ini merekam hampir seluruh jejak sejarah komputasi dunia. Koleksinya membentang mulai dari 'Manchester Baby' (komputer dengan stored program pertama di dunia dari tahun 1948), hingga wujud awal (build) dari sistem operasi Android di tahun 2011.

Tentu saja, di dalamnya terdapat banyak OS eksotis dan langka yang mungkin belum pernah Anda dengar. Sebut saja berbagai varian DOS yang tak terhitung jumlahnya, OS MOS untuk komputer lawas Acorn BBC Master, hingga OS hobi seperti NitrOS-9 yang secara unik membawa fitur modern ke lini komputer Tandy Radio Shack CoCo dari era 80-an.

Hanya Membawa Aplikasi Bawaan

Perlu dicatat, file image OS yang disediakan umumnya tidak dikemas dengan peranti lunak tambahan di luar aplikasi bawaan OS tersebut. Jadi saat pertama kali dijalankan, fungsinya cukup terbatas karena Anda hanya akan menemukan aplikasi dasar bawaan pabrik, seperti kalkulator, file manager, atau aplikasi pengolah teks sederhana.

Bagi OS super lawas seperti CTSS, mencari program atau aplikasi tambahan untuk diinstal tentu akan menjadi tantangan yang sangat sulit. Namun, jika tujuan utama Anda hanya ingin sekadar menghidupkan kembali memori masa kejayaan Windows 95, museum virtual ini dijamin bisa memuaskan dahaga nostalgia Anda.

Siapkan Kuota dan Ruang Penyimpanan Raksasa!

Jika tertarik untuk menjajalnya, ada satu peringatan penting sebelum Anda menekan tombol unduh: siapkan ruang penyimpanan yang sangat besar di PC Anda.

Ukuran unduhan Virtual OS Museum ini terbilang raksasa. Untuk versi penuh (full version) yang sudah mencakup seluruh image OS, ukurannya mencapai 127GB dalam format zip. Bahkan untuk edisi 'Lite' yang hanya mengunduh image saat dibutuhkan saja, ukuran file awalnya tetap memakan storage sebesar 14GB, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Senin (8/6/2026).






(asj/afr)






Hide Ads
LIVE