Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
iPhone 17 Series Jadi Model Paling Populer Sepanjang Sejarah

iPhone 17 Series Jadi Model Paling Populer Sepanjang Sejarah


Virgina Maulita Putri - detikInet

iPhone merupakan salah satu merek ponsel populer yang setiap tahunnya mengeluarkan seri terbaru. Untuk old money, membeli satu ponsel mungkin tidak akan terlalu menguras uang di tabungannya. Namun, hal ini tidak akan dilakukan!
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta -

Apple baru saja mengumumkan laporan keuangannya untuk kuartal kedua tahun 2026. Kuartal ini disebut sebagai kuartal Maret terbaik bagi Apple berkat penjualan iPhone 17 series yang kembali mencetak rekor.

Kepada Financial Times, CFO Apple Kevin Parekh mengatakan iPhone 17 series merupakan model iPhone paling populer sepanjang sejarah.

"Seri iPhone 17 kini menjadi lini produk terpopuler sepanjang sejarah kami... kami meyakini kamu telah menambah pangsa pasarpada kuartal kemarin," kata Parekh, seperti dikutip dari MacRumors, Sabtu (2/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam wawancara dengan Reuters, CEO Tim Cook mengatakan permintaan terhadap iPhone sangat tinggi. Meski penjualannya mengesankan, pasokan smartphone ini masih terbatas karena masalah ketersediaan komponen.

"Dan saat ini fleksibilitas di rantai pasok agak menurun untuk mendapatkan lebih banyak komponen," kata Cook.

ADVERTISEMENT

Penjualan iPhone 17 series sedikit terhambat oleh ketersediaan chip A19 dan A19 Pro yang diproduksi oleh TSMC, karena perusahaan asal Taiwan itu juga memproduksi chip AI yang permintaannya juga tinggi.

Cook juga mengkhawatirkan pasokan memori untuk iPhone dan produk lainnya. Ia mengatakan Apple memperkirakan biaya memori yang jauh lebih tinggi untuk kuartal Juni, dan setelahnya biaya memori akan menimbulkan dampak besar pada bisnis Apple.

Cook mengatakan kenaikan biaya memori dalam beberapa bulan terakhir sebagian berhasil diimbangi karena Apple telah menimbun pasokan dalam jumlah banyak. Seiring berkurangnya persediaan tersebut, biaya memori akan meningkat.

Apple sendiri mencatatkan total pendapatan sebesar USD 111,2 miliar pada kuartal kedua tahun 2026. Pendapatan dari iPhone melonjak 22% menjadi USD 57 miliar meski terkendala masalah ketersediaan komponen.

Kehadiran MacBook Neo yang harganya terjangkau juga mendorong pendapatan dari bisnis Mac tembus USD 8,4 miliar, sedangkan iPad mencapai USD 6,91 miliar. Bisnis layanan Apple, yang mencakup Apple One, Apple Music, Apple TV, dan lain-lain, mencatat rekor pendapatan sebesar USD 30,98 miliar.




(vmp/vmp)
TAGS





Hide Ads