×
Ad

Performa Gaming MacBook Pro M5 Pepet Kartu Grafis Desktop

Anggoro Suryo - detikInet
Kamis, 02 Apr 2026 11:00 WIB
Foto: Apple
Jakarta -

Chip Apple Silicon selama ini dikenal unggul dalam beban kerja AI, benchmark sintetis, tugas kreatif, serta efisiensi daya, namun masih tertinggal dari kartu grafis dedicated dalam hal performa gaming.

Meski demikian, benchmark terbaru menunjukkan bahwa lini MacBook Pro teranyar berhasil memangkas celah performa tersebut lebih jauh dari sebelumnya, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Kamis (2/4/2026).

Sejak Apple memperkenalkan model MacBook Pro baru dengan prosesor M5 Pro dan M5 Max awal bulan ini, Youtuber Andrew Tsai telah menganalisis performanya menggunakan puluhan game PC kelas atas.

Meskipun MacBook secara tradisional tidak dianggap sebagai perangkat gaming, hasil pengujian Tsai menunjukkan bahwa model terbaru ini mampu menangani berbagai game berat pada resolusi 1440p atau 4K di 60 fps tanpa harus menurunkan pengaturan grafis ke tingkat bawah.

Sebagai contoh, Cyberpunk 2077 yang dianggap sebagai game native Apple Silicon paling berat saat ini, mampu mencapai sekitar 60 fps pada resolusi 1440p upscaled dengan pengaturan tinggi di GPU 20-core milik M5 Pro.

Sementara itu, M5 Max dengan 40-core GPU sanggup menjaga performa serupa pada resolusi 4K upscaled. Game lain seperti Baldur's Gate 3 juga menunjukkan hasil impresif dengan menjaga 60 fps pada pengaturan maksimal di resolusi 4K native.

Bahkan, banyak judul game Windows kelas atas terbaru memberikan hasil yang layak pada kedua prosesor ini, meskipun terdapat penurunan performa yang biasanya menyertai penggunaan lapisan kompatibilitas. Kemajuan terbaru telah memperluas jangkauan game yang mendukung Crossover, salah satu lapisan kompatibilitas paling populer. Game seperti Resident Evil 9 dan demo Pragmata dilaporkan berjalan mulus pada resolusi 1440p di M5 Pro.

Selain itu, modifikasi API grafis baru memungkinkan chip M5 menjalankan beberapa judul game khusus Vulkan, seperti Doom 2016, Wolfenstein, dan No Man's Sky versi Windows. Doom 2016 tercatat mampu mengunci angka 60 fps pada resolusi 4K native dengan pengaturan grafis maksimal di M5 Max. Namun, SoC Apple ini masih belum mendukung game Vulkan yang lebih baru seperti Doom Eternal atau Detroit: Become Human.

Di sisi lain, Death Stranding 2 yang biasanya gagal dijalankan di Crossover karena persyaratan DirectX 12, kini bisa dimainkan berkat modifikasi terbaru. M5 Max mampu mencapai 60 fps pada 1440p upscaled dalam game tersebut. Beberapa judul populer lainnya yang kini bisa dimainkan termasuk Star Wars Jedi: Survivor, Black Myth Wukong, hingga Elden Ring.

Meski menunjukkan kemajuan pesat, teknologi ray tracing tetap menjadi kelemahan utama Apple. Saat fitur ray tracing diaktifkan pada game seperti Elden Ring, performa grafis langsung turun drastis. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun performa mentahnya meningkat, Apple masih memiliki pekerjaan rumah untuk menyaingi kemampuan rendering cahaya secara real-time milik kartu grafis dedicated.



Simak Video " Apple Rilis MacBook Pro yang Dibekali Chipset M3"

(asj/asj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork