Rumor mengenai iPhone lipat kian memanas dan nampaknya bukan lagi sekadar isapan jempol. Kabar terbaru menyebutkan bahwa perangkat layar lipat pertama dari Apple ini sudah memasuki tahap produksi. Prediksinya, flagship dengan layar lebar ini bakal meluncur akhir tahun ini, berbarengan atau tak lama setelah rilisnya jajaran iPhone 18 Pro.
Menariknya, langkah Apple ini langsung memicu reaksi cepat dari para rival beratnya, terutama Huawei. Produsen asal China tersebut dikabarkan tengah menyiapkan strategi "balasan" dengan menggarap dua model baru dari lini Pura untuk menjegal dominasi Apple di pasar foldable.
Berdasarkan laporan dari Weibo, Huawei tidak hanya menyiapkan penerus Pura X--yang kemungkinan besar bernama Pura X2--tetapi juga satu model layar lipat baru yang desainnya disebut-sebut bakal jadi pesaing iPhone lipat milik Apple, demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Senin (30/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai informasi, iPhone lipat besutan Apple dirumorkan mengusung desain yang melebar secara horizontal, sehingga saat dibuka, bentuknya akan menyerupai sebuah iPad. Berbeda dengan Pura X generasi pertama yang lebih condong ke penggunaan vertikal, model terbaru Huawei ini diprediksi akan mengikuti pakem desain horizontal yang serupa.
Meski belum ada bocoran mengenai peningkatan spesifikasi hardware secara detail, Huawei tampaknya akan bermain di sisi estetika. Pura X2 kabarnya akan hadir dengan pilihan warna yang lebih berani dan eye-catching, seperti oranye dan ungu. Ini kontras dengan rumor iPhone lipat yang konon hanya akan tersedia dalam pilihan warna konservatif, hitam dan putih, saat peluncuran perdananya.
Geliat Apple di segmen ini memang sukses membuat peta persaingan smartphone lipat menjadi makin ramai. Selain Huawei, Samsung juga dilaporkan tengah mengembangkan Galaxy Z Wide Fold yang diproyeksikan meluncur bersamaan dengan Galaxy Z Fold 8 mendatang.
Nampaknya, baik Huawei maupun Samsung tidak ingin kecolongan momentum. Mereka berupaya mencuri start agar tetap berada di depan jika nantinya konsep "unorthodox" milik Apple ini benar-benar menjadi tren baru di kalangan pengguna flagship.
Pasar ponsel lipat sendiri kini sudah jauh lebih matang dibandingkan beberapa tahun lalu. Isu durabilitas dan lipatan layar yang mengganggu mulai teratasi lewat inovasi teknologi, seperti yang ditunjukkan pada Galaxy Z Fold 7 atau Oppo Find N6. Dengan masuknya Apple dan respons agresif dari Huawei, konsumen dipastikan akan punya lebih banyak pilihan ponsel lipat premium dalam waktu dekat.
(asj/asj)

