iPhone versi Hack Ramai di Indonesia
- detikInet
Jakarta -
Ponsel Apple iPhone versi yang sudah dibobol ramai ditawarkan di berbagai milis di Indonesia. Pihak Apple menyarankan konsumen untuk tidak membelinya. Menurut pantauan detikINET dari beberapa mailing list (milis) bertema teknologi, ponsel Apple iPhone versi yang telah dibobol marak ditawarkan. Produk buatan Apple Inc. itu ditawarkan pada kisaran harga Rp 6 juta. Sang penjual pun kerap berpromosi bahwa produk itu sudah bisa digunakan untuk operator lokal Telkomsel dan XL (Excelcomindo) dan sedang diupayakan untuk operator Indosat. Namun klaim ini belum bisa dibuktikan kebenarannya. Di sisi lain, pihak Apple menyarankan konsumen untuk tidak membeli produk tersebut. Tony Li, Director Product Marketing Asia Pacific, Apple Inc., memastikan bahwa iPhone yang dijual di pasar gelap itu bukan dikeluarkan oleh Apple. "Karena, iPhone belum secara resmi dikeluarkan di Indonesia," ujarnya dalam peluncuran iPod terbaru di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (2/10/2007). Sedangkan mengenai hacking pada iPhone, Li menegaskan pengguna harus berhati-hati. Menurutnya, bisa jadi perangkat yang telah dibobol itu tidak bisa digunakan. Li pun menolak untuk berbicara lebih lanjut soal iPhone. "Kami belum berencana membawa iPhone. Jangankan di Indonesia, di Asia saja baru setelah 2008," ia berkata. Saat ini, iPhone baru resmi meluncur di Amerika Serikat dengan bundel operator AT&T. Sedangkan di beberapa negara Eropa, seperti Inggris dan Jerman, direncanakan akan menyusul pada November 2007.
(wsh/wsh)