Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Samsung Garap Baterai Silikon-Karbon 20.000 mAh, Buat HP Apa?

Samsung Garap Baterai Silikon-Karbon 20.000 mAh, Buat HP Apa?


Virgina Maulita Putri - detikInet

A man walks behind a logo of Samsung Electronics at the companys headquarters in Seoul April 30, 2010.  REUTERS/Jo Yong-Hak/File Photo
Samsung Garap Baterai Silikon-Karbon 20.000 mAh, Buat HP Apa? Foto: Reuters
Jakarta -

Vendor ponsel asal China ramai-ramai mengadopsi teknologi baterai silikon-karbon, tapi Samsung masih betah menggunakan baterai lithium-ion. Meski begitu, Samsung sepertinya mulai melirik teknologi baru ini dan sedang menguji coba baterai silikon-karbon dengan kapasitas 20.000 mAh.

Tipster @phonefuturist dalam postingannya di Twitter/X mengklaim bahwa Samsung SDI, salah satu anak perusahaan Samsung yang memproduksi baterai, sedang menguji coba baterai silikon-karbon sel ganda dengan kapasitas total 20.000 mAh.

Sel baterai pertama disebut memiliki kapasitas 12.000 mAh dengan ketebalan 6,3mm, dan sel keduanya merupakan baterai 8.000 mAh dengan ketebalan 4mm.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Samsung diklaim berhasil mencapai waktu layar aktif hingga 27 jam dengan baterai 20.000 mAh ini, dengan sekitar 960 siklus pengisian daya dalam satu tahun. Namun kabar baiknya hanya sampai di situ.

ADVERTISEMENT

Setelah pengujian, baterai itu terlihat membengkak yang menandakan baterai itu tidak akan bertahan lama untuk penggunaan jangka panjang. Dengan kata lain, ponsel Samsung Galaxy dengan baterai 20.000 mAh mungkin tidak akan dirilis dalam waktu dekat.

Tipster lainnya @SPYGO19726 mengklaim baterai 8.000 mAh yang dikembangkan Samsung menggelembung dan ketebalannya naik dari 4mm menjadi 7,2mm, seperti dikutip dari Android Authority, Jumat (2/1/2026).

Ada kemungkinan Samsung SDI menguji coba teknologi baterai silikon-karbon ini untuk dipakai di mobil, bukan di ponsel. Namun belum ada tanggapan resmi dari Samsung SDI mengenai kabar ini.

Baterai silikon-karbon semakin populer karena bisa memiliki kepadatan daya yang lebih tinggi tapi dimensinya tetap tidak terlalu tebal. Vendor ponsel bisa menambah kapasitas baterai silikon-karbon dengan menggunakan lebih banyak persentase silikon di dalamnya.

Seperti prototipe ponsel Realme dengan baterai 15.000 mAh yang sepenuhnya menggunakan material silikon. Bukan tidak mungkin baterai 20.000 mAh yang dikembangkan Samsung SDI memiliki kandungan silikon lebih tinggi dibandingkan baterai ponsel komersial.




(vmp/afr)
TAGS







Hide Ads