Krisis memori yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir akan menimbulkan efek signifikan di pasar PC global. Prediksi terbaru dari firma riset pasar IDC memperkirakan pasar PC global akan mengalami penurunan hingga hampir dua digit pada tahun 2026.
Ramalan terbaru dari IDC sebenarnya masih mempertahankan perkiraan awalnya bahwa pasar PC akan menyusut sekitar 2,4% pada tahun 2026. Namun mereka mengungkap dua skenario tambahan berdasarkan situasi terkait pasokan DRAM dan NAND yang terus berkembang.
Prediksi untuk skenario moderat memperkirakan penurunan penjualan sebesar 4,9%. Sedangkan skenarionya yang lebih pesimis menunjukkan penyusutan yang lebih besar yaitu 8,9%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika pasar smartphone menghadapi tekanan, pasar PC bersiap menghadapi disrupsi," tulis IDC dalam laporannya, seperti dikutip detikINET, Rabu (24/12/2025).
"Timing kelangkaan memori menciptakan badai yang sempurna bagi industri PC, bertepatan dengan siklus pembaruan Microsoft Windows 10 end-of-life dan dorongan pemasaran AI PC," imbuhnya.
Akibat tren penurunan ini, harga jual rata-rata (ASP) PC kemungkinan naik 4-6% dalam skenario moderat hingga 6-8% di skenario yang lebih pesimis. Tingkat keparahan masing-masing skenario akan bergantung pada berapa lama kendala pasokan memori berlanjut sepanjang tahun 2026.
"Para vendor PC sudah mengisyaratkan kenaikan harga secara luas karena tekanan biaya yang semakin meningkat hingga paruh kedua tahun 2026. Lenovo, Dell, HP, Acer, dan Asus sudah memperingatkan klien tentang kondisi yang lebih sulit di masa depan, mengonfirmasi kenaikan harga 15-20% dan mengatur ulang kontrak sebagai respons seluruh industri," jelasnya.
Krisis memori terjadi karena lonjakan permintaan untuk memori dengan bandwidth tinggi (HBM) yang dipakai di pusat data AI. Karena chip ini menggunakan jalur produksi yang sama seperti memori consumer, banyak produsen yang memilih untuk mengalokasikan kapasitasnya untuk memproduksi HBM karena lebih menguntungkan.
Produsen memori seperti Micron bahkan sudah berhenti menjual RAM untuk consumer lewat lini Crucial. Akibatnya pasokan memori untuk perangkat consumer seperti laptop dan smartphone mulai langka dan harganya melonjak.
(vmp/fay)