Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Call Center Nokia 'Tampung' Baterai Bermasalah

Call Center Nokia 'Tampung' Baterai Bermasalah


- detikInet

Jakarta - Nokia Indonesia menyerahkan sepenuhnya persoalan penggantian baterai seri BL-5C yang bermasalah ke Nokia Global. Di Indonesia, dukungan diberikan berbentuk call center. Dukungan melalui call center dimaksudkan untuk pengguna ponsel Nokia yang diperkirakan tidak semuanya memiliki akses internet. "Karena nggak semua (pengguna Nokia-red) menggunakan internet. Jadi tinggal menelepon ke call center lalu menyebutkan nomor serinya," ujar Regina Hutama Poli, Corporate Communications Manager Nokia Indonesia, di sela-sela peluncuran Nokia 6110 Navigator di Dapur Baba, Jakarta, Selasa (28/8/2007). Bagi konsumen Nokia yang ingin mengetahui apakah baterai yang digunakan bermasalah atau tidak, ujar Regina, bisa menghubungi call center nomor 021-526-6542. Selanjutnya, mereka juga diminta mengakses langsung situs Nokia.com. Bagi yang memiliki baterai bermasalah, ujar Regina, dari Nokia Global akan mengirimkan baterai pengganti ke alamat konsumen langsung. "Penanganan itu dilakukan langsung oleh Nokia Global, Nokia Indonesia hanya membantu lewat Call Center," Regina menambahkan. Bagi yang sudah mendapat baterai pengganti, Regina mengimbau untuk mengirimkan balik baterai yang bermasalah ke Nokia Global. Akan disediakan amplop untuk mengirimkan baterai lawas itu tanpa biaya. Jumlah Belum JelasHingga saat ini, Regina mengatakan, Nokia Indonesia belum mempunyai daftar berapa jumlah baterai seri BL-5C yang diduga dapat menyebabkan overheat yang beredar di Indonesia. Ia mengatakan, di Indonesia memang terdapat ponsel Nokia yang dilengkapi baterai BL-5C yang bermasalah itu. "Kami juga masih menunggu laporan dari Nokia Global. Cuma dari beberapa model yang disebutkan menggunakan baterai itu, beberapa di antaranya memang masuk Indonesia. Seperti 1100 dan E50," ujar Regina. Jumlah baterai yang bermasalah ada sekitar 46 juta unit yang tersebar secara global. Ini merupakan baterai BL-5C yang diproduksi Matsushita selama Desember 2005 - November 2006.Dari seluruh ponsel GSM dan CDMA Nokia yang masuk ke Indonesia, Dominikus Susanto, Product Marketing Manager Nokia Indonesia,memperkirakan ada lima model yang menggunakan baterai ini. "Baterai itu kan sudah di dalamnya handphone. Jadi kami tidak punya data berapa baterai (bermasalah) yang masuk ke Indonesia," ujarnya. (wsh/wsh)







Hide Ads