Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Mayoritas Ponsel Ternyata Ilegal

Mayoritas Ponsel Ternyata Ilegal


- detikInet

Jakarta - Bisa jadi, sebagian ponsel yang kita gunakan tidak jelas asal-usulnya. Softpedia yang dikutip detikINET, Selasa (26/6/2007) melansir, sebanyak 70 persen dari semua ponsel ternyata diimpor secara ilegal atau merupakan produk palsu. Sisi gelap industri ponsel ini sepertinya memberikan keuntungan tinggi bagi para pedagang. Konsumen memang ingin memiliki teknologi terbaru secepat mungkin dan mereka seringkali tidak mau menunggu produk tersebut tersedia di pasar lokal.Sisi lain yang membuat pasar gelap ini sangat menguntungkan adalah fakta bahwa ponsel bisa didapatkan pedagang dengan ongkos yang lebih murah jika dibandingkan dengan proses reguler dan mereka jual dengan harga umum. Terlebih lagi, banyak ponsel yang telah diminta konsumen sebelum diluncurkan secara resmi oleh produsen. Pada kasus seperti itu, pembeli harus mengeluarkan uang sekitar 20 persen lebih banyak daripada harga sebenarnya.Keuntungan dari layanan seperti itu membuat perkembangan dari impor ponsel ilegal makin besar. Tentu saja juga ada beberapa kerugian. Ponsel ilegal seringkali sama sekali tidak bergaransi. Hal ini terjadi karena asal usul ponsel tersebut pun tidak jelas. Konsumen yang berminat sebenarnya beresiko tinggi dengan kondisi seperti ini. Bahkan, ada kasus ponsel impor ilegal tidak bisa bekerja dengan operator lokal sehingga tidak bisa digunakan sama sekali. Belum lagi produk-produk tersebut seringkali dijual dengan harga produk resmi, meskipun kualitasnya masih di bawah produk asli. (nks/nks)





Hide Ads