Satu Ponsel Untuk (Hampir) Semua Kegiatan
- detikInet
Singapura -
Ponsel bukan cuma sekadar gaya hidup bagi masyarakat Jepang, tapi sudah jadi kebutuhan hidup. Ponsel kian jadi kebutuhan primer untuk hampir semua kegiatan.Bagi penduduk Jepang, tak perlu repot-repot lagi membawa dompet yang berisi kartu identitas tanda penduduk, kartu kredit, kartu anggota, kartu diskon, serta tiket kereta api, bis, maupun tiket pesawat ketika bepergian. Bahkan, kunci rumah dan kunci mobil sekalipun, kalau perlu, juga tak perlu ikut serta."Anda cukup membawa ponsel dan mendekatkannya ke peranti pemindai untuk melakukan semua jenis transaksi. Bahkan untuk masuk ke dalam rumah, Anda tak perlu menggunakan kunci tradisional, semua bisa dilakukan dengan ponsel," kata International Public Relation NTT DoCoMo Inc, Shinya Yokota, kepada detikINET di sela ajang CommunicAsia 2007, Singapura.NTT DoCoMo dalam ajang telekomunikasi terbesar di Asia tersebut memamerkan layanan yang disebut Osaifu Ketai atau dompet elektronik (e-wallet). Layanan Osaifu Ketai baru bisa digunakan bila ponsel milik pelanggannya sudah terdaftar dan juga mendukung layanan tersebut. Ponsel yang dimaksud Yokota, harus memiliki perangkat semikonduktor khusus sebagai penyimpan data pelanggan yang tertanam di memori internal (Flash dan ROM). "Layanan Osaifu Ketai bisa digunakan untuk pelanggan pascabayar maupun prabayar. Bagi pelanggan prabayar, nilai uang bisa dikonversikan dari nilai pulsa," ujarnya.Dari 52,69 juta pelanggan DoCoMo, Yokota mengatakan, sekitar 21,5 juta pelanggan di antaranya sudah memiliki ponsel yang mendukung layanan Osaifu Ketai. "Namun pelanggan yang terdaftar menggunakan Osaifu Ketai baru 2,7 juta," ujarnya.NTT DoCoMo sampai saat ini telah menghadirkan sekitar 150 ribu terminal untuk melayani sekitar 282 ribu layanan transaksi berbasis transaksi elektronik di segenap penjuru Jepang.Jika semua transaksi bisa dilakukan hanya dengan menggunakan ponsel, namun bagaimana bila ponsel utama tersebut yang justru hilang, tercuri, atau pun tercebur ke dalam air, kolam atau bahkan lautan?"Semua data pelanggan punya back up. Pelanggan tinggal melaporkan kehilangannya ke customer service kami untuk segera mendapatkan penggantian ponsel," sergah Yokota. "Pada intinya, dengan layanan ini, kami berusaha untuk memudahkan hidup pelanggan dengan menggunakan hanya satu perangkat," tandasnya.
(rou/rou)