(dbu/dbu)
Gugat Paten Open Source
'Microsoft Bertindak Frustasi'
- detikInet
Jakarta -
Tuduhan Microsoft bahwa aplikasi milik komunitas open source OpenOffice.org melanggar 45 paten miliknya, dianggap sebagai sebuah 'tindakan frustasi'. "Sulit menemukan kata yang cocok (untuk menggambarkan sikap Microsoft)," ujar Louis Suares-Potts, Manager Komunitas OpenOfficve.org."Ini benar-benar aneh dan itu merupakan tindakan frustasi (pihak Microsoft)," ujar Suarez-Potts. Menurut saya, hal (tuduhan) tersebut akan balik menyerang (Microsoft). Microsoft tengah menggunakan 'shotgun' untuk melawan open source," tambahnya.Louis pun menyatakan tak mengerti motivasi apa dibalik tindakan Microsoft tersebut. Padahal menurutnya, Microsoft menggunakan lisensi GPLv3, sedangkan OpenOffice menggunakan lisensi LGPL (GNU Lesser GPL).Bisa jadi, seperti diperkirakan oleh banyak pihak, pertempuran antara Microsoft dan OpenOffice.org masih dalam rangkaian pertempuran sebelumnya. Misalnya saat pihak Microsoft berupaya untuk menggolkan standar format dokumen Open XML, sedangkan OpenOffice.org lebih cenderung memprompsikan open source ODF (Open Document Format).
(dbu/dbu)
(dbu/dbu)