Akhirnya, Israel-Palestina Damai
- detikInet
Jakarta -
Konflik berkepanjangan di semenanjung Balkan antara Israel dan Palestina bagaikan tanpa henti. Namun, akhirnya, konflik itu usai sudah. Sayangnya, hal itu hanya tercapai lewat sebuah game. Game berjudul 'PeaceMaker' merupakan sebuah simulasi pengambil keputusan di area konflik 'abadi' tersebut. Dalam game tersebut, pemain bisa memilih menjadi Perdana Menteri Israel atau Presiden Palestina. Masing-masing harus mengambil keputusan diplomatik, keamanan, dan juga ekonomi. Demikian dikutip dari situs pembuat game ini, ImpactGames.com, Kamis (3/5/2007). Seperti konflik sebenarnya, game ini diwarnai dengan aksi bom bunuh diri atau serangan udara yang muncul dalam bentuk video atau gambar. Pemain akan diminta melakukan reaksi terhadap kejadian-kejadian itu, dengan tujuan akhir tercapainya perdamaian di 'tanah yang dijanjikan' dan terbentuknya sebuah negara Palestina. "Rahasia untuk memenangkan game ini adalah memilih jalan tengah dan tidak membuat keputusan radikal. Anda harus tahu kapan untuk membiarkan dan kapan memberi respons," tutur pengembang PeaceMaker, seorang warga Israel bernama Asi Burak, seprti dikutip Reuters, Kamis (3/5/2007). Burak bersama rekannya, Eric Brown asal Amerika Serikat, mengembangkan game ini sebagai proyek untuk Carnegie Mellon University, Pennsylvania, Amerika Serikat. Kemudian, kampus tersebut memanfaatkannya untuk pengajaran.Mulai 2007 ini kedua pengembang mulai menjual PeaceMaker lewat label ImpactGames. Game ini tersedia dalam Bahasa Arab, Ibrani, atau Inggris.
(wsh/wsh)