Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Teknologi Perlindungan Konten Dikaji Ulang

Teknologi Perlindungan Konten Dikaji Ulang


- detikInet

London - EMI Group Plc mengkaji kembali penggunaan teknologi perlindungan konten yang terdapat dalam Compact Disc (CD) produksi mereka, yang dikenal dengan Digital Rights Management (DRM). DRM sendiri dirilis untuk mencegah pembajakan musik, salah satunya dipakai di perangkat pemutar musik iPod Apple. Selama ini teknologi DRM Apple membatasi penjualan musik hanya bisa dilakukan lewat iTunes. Hanya musik yang di-download atau dibeli dari iTunes saja yang bisa diputar di perangkat iPod.Disinyalir banyak pihak mempertanyakan kinerja sistem itu karena konsumen nyatanya tetap bisa men-download musik-musik yang mereka inginkan melalui situs ilegal untuk disalin ke iPod mereka.Terkait hal itu, juru bicara EMI mengatakan produksi CD dengan DRM telah dihentikan. "Kami tak lagi memproduksi CD baru dengan sistem perlindungan konten sejak beberapa bulan lalu. Namun hal itu bukan berarti kami mengesampingkan perlindungan konten. Kami hanya sedang mengevaluasi keberadaan sistem tersebut," imbuhnya seperi dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Kamis (11/1/2007).Dikatakannya lagi, perusahaan masih menggunakan sistem DRM untuk pasar Asia, Amerika Latin dan daratan Eropa kecuali Amerika Serikat dan Inggris.Untuk diketahui saja, mekanisme DRM dirilis sebagai bagian dari perlawanan terhadap pembajakan musik. Namun pada akhirnya menimbulkan kemarahan kelompok konsumen yang menolak pemakaian DRM.Sony BMG juga bermasalah dengan perang anti pembajakan mereka. Kontroversi muncul baru-baru ini ketika software anti-copying mereka ternyata menyebabkan kerusakan pada komputer konsumen. (dwn/dwn)





Hide Ads