Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Karena Penasaran, Warnet Yogya Ramai

Karena Penasaran, Warnet Yogya Ramai


- detikInet

Yogyakarta - Rasa penasaran terus mengendap di hati para penikmat warnet di Yogyakarta. Meski terjadi aksi tutup gerai, namun beberapa pengunjung masih memadati warnet tersebut. Ada apa?Pertanyaaan perihal warnet mana yang bisa digunakan untuk mengakses internet, serta rasa penasaran kenapa beberapa warnet ini selalu ramai, menghantui pikiran mereka dan mengakibatkan mereka bertandang sejenak ke warnet tersebut.Adi Surya, seorang pekerja kantor valuta asing, mengaku penasaran dengan warnet Rumah Mirota di daerah Kotabaru yang terlihat ramai. "Saya pikir disini bisa buka e-mail, saya coba sih, tapi ya sama saja. Jadi, apa yang orang-orang buka ya?", tanyanya. Banyaknya kendaraan yang terparkir di depan warnet, ternyata mengundang penasaran beberapa orang yang memang sedari pagi mencari warnet yang 'selamat'. Ketika hal ini dikonfirmasikan pada beberapa warnet yang terlihat ramai tersebut, para operatornya memberi jawaban yang hampir senada. "Koneksi disini memang 'byar-pet', koneksi ke luar memang jarang berhasil. Tapi orang-orang itu cuma datang buat sekedar memuaskan rasa penasarannya, setelah itu mereka kembali keluar dan berganti dengan warnet yang lain. Makanya warnet ini keliatan ramai," ujar salah satu operator warnet di jalan Solo. Warnet Yogya Online, di Jalan Katamso justru sedikit diuntungkan dengan banyaknya warnet yang justru menutup gerainya. Menurut operatornya, pihaknya tidak mengalami penurunan pendapatan. Pasalnya, warnet-warnet lain yang tutup justru membuat pengguna lari ke warnetnya. Akibat putusnya koneksi backbone di Taiwan, beberapa pekerja kantoran yang ditemui detikINET, Kamis (28/12/2006) mengaku rugi dengan keadaan ini. Pekerjaan kantor mereka terhambat. Rata-rata mereka adalah pekerja valas dan perdagangan internasional, sehingga sangat bergantung pada koneksi internet. (lni) (lni/oyd)






Hide Ads