Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Presiden Sony: Lithium Polymer Gantikan Lithiuim Ion

Presiden Sony: Lithium Polymer Gantikan Lithiuim Ion


- detikInet

Jakarta - Stan Glasgow, Presiden Sony Electronics merasa yakin para produsen notebook bakal mengadopsi teknologi baterai lithium polymer sebagai pengganti baterai lithium ion.Lithium polymer memanfaatkan lithium sebagai bahan aktifnya. Meski lithium merupakan bahan yang volatile, tetapi lithium yang digunakan dalam baterai ini, tidak dikemas dalam satu sel layaknya lithium ion. Untuk mengemas bahan aktif ini, Sony memanfaatkan gel polymer. Kelebihan gel ini adalah tidak menghantarkan energi layaknya baterai lithium ion.Pengembangan teknologi baterai lithium polymer ini, tampaknya bakal menggembirakan hati Sony, Dell, Apple, Lenovo, Toshiba serta semua produsen barang elektronik yang terkena dampak dari penarikan baterai Sony. Berdasarkan sejarah dari perkembangan baterai, baterai jenis ini pernah digunakan namun tidak bertahan lama. Pada 1997, Mitsubishi pernah menggunakan baterai jenis ini pada notebook Pedion. Meski terlihat ramping, namun masih masih terdapat kendala teknis, selain itu baterai jenis ini memerlukan biaya tinggi. Selain itu, terdapat juga beberapa perusahaan yang turut mengeluarkan baterai non lithium. Misalnya Zinc Matrix Power dan PowerGenix yang mempromosikan baterai berbasis Zink untuk notebook dan perangkat lain. Rencananya Zinc Matrix bakal mengedarkan baterai tersebut pada 2007 mendatang. Namun Glasgow yakin kedatangan baterai tersebut bakal tertunda."Saya rasa tidak akan ada baterai jenis baru dalam 12 hingga 18 bulan mendatang," tuturnya. yang dikutip detikINET dari CNET, Senin (11/12/2006). (oyd/oyd)




Hide Ads