Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Updated
Sony Tarik Baterai Buatan Sendiri
Updated

Sony Tarik Baterai Buatan Sendiri


- detikInet

Tokyo - Bertambah lagi jajaran manufaktur PC (komputer) yang melakukan penarikan baterai keluaran Sony Corp. Kali ini pihak Sony sendiri yang akan melakukannya.Dilansir AFP, Sony Corp mengumumkan akan menarik sekitar 60.000 baterai karena dapat menyebabkan memanas (overheat). Baterai yang ditarik adalah baterai lithium-ion buatan Sony sendiri, yang dipakai di laptop Vaio.Menurut juru bicara Sony, baterai yang ditarik adalah yang dijual di Jepang. Namun tidak menutup kemungkinan penarikan baterai secara global akan dilakukan.Akibat penarikan baterai oleh sejumlah vendor komputer ternama belakangan ini, Sony mengalami kerugian yang tidak sedikit. Belum lagi kerugian yang dialami divisi game-nya karena memotong harga konsol PlayStation 3 (PS3).Dari penarikan baterai saja, Sony tampak makin 'terpuruk' setelah Toshiba dan Fujitsu berencana meminta kompensasi dari Sony untuk menanggung seluruh biaya penarikan baterai mereka, terutama masalah penggantian baterai baru serta biaya pengapalan.Ditambah lagi, beberapa pembuat PC lain seperti Apple Computer, Dell, Lenovo, IBM dan Hitachi yang sudah duluan menarik baterai buatannya karena khawatir dapat menyebabkan overheat dan terbakar.Dari penarikan baterai yang dilakukan Dell dan Apple saja, kerugian Sony mencapai 20-30 miliar yen atau sekitar 1,5-2,3 trilyun (1 yen = Rp 77,16 Sumber: detikcom). Kerugian Sony ini diperkirakan akan terus membengkak seiring sudah semakin banyak manufaktur lain yang menarik baterai Sony. Demikian dikutip detikINET dari Reuters, Selasa (17/10/2006).Tinjau Estimasi PendapatanDituturkan Sony, pihaknya berencana meninjau estimasi pendapatan tahunannya terutama kerugian yang dialami dalam penarikan baterai dan kerugian divisi game-nya. Dewan direksi Sony rencananya akan mengadakan pertemuan untuk membicarakan perkiraan pendapatan perusahaan.Namun menurut juru bicara Sony Kei Sakaguchi, perusahaan sampai saat ini belum membuat keputusan apapun termasuk apakah perlu merevisi perkiraan pendapatan perusahaan. (dwn) (dewidya/dewidya)





Hide Ads
LIVE