Keylogger untuk Memata-matai Karyawan
- detikInet
Australia -
Aplikasi keylogger yang biasa digunakan oleh kalangan cybercrime untuk mencuri data-data username dan password, kali ini malah diaplikasikan pada sebuah perusahaan. Adalah Departemen Pelayanan Masyarakat, Centrelink Australia yang menggunakan keylogger untuk memantau pengaksesan data-data konsumen yang dilakukan karyawannya selama 2 tahun ini.Keylogger sendiri merupakan suatu aplikasi atau software yang digunakan untuk merekam semua tombol (keystroke) yang ditekan pada keyboard komputer ke dalam suatu file.Software keylogging tersebut, memang sengaja dipasang untuk mengawasi akses karyawan dari penyalahgunaan data-data konsumen dari database nasional.Selama dua tahun tersebut, ditemukan 585 karyawan yang sengaja melakukan kesalahan. Akibatnya 19 orang terpaksa dipecat, 92 orang mengundurkan diri, 46 karyawan diberi peringatan serta lebih dari 300 karyawan perusahaan tersebut dikenakan denda.Seorang nanager teknologi informasi asal Portfolio Partners pun, mendukung monitoring melalui keylog ini. "Semuanya tergantung situasi. Untuk memonitor data-data publik seperti kepolisian dan departemen pemerintahan, keylogging akan sangat berguna," tutur Russell Close pimpinan TI divisi layanan keuangan, Portfolio Partners Pty Ltd yang dikutip detikINET dari ComputerWorld, Selasa (29/8/2006)."Jangan khawatir dengan masalah etika, jika aplikasi tersebut digunakan sesuai dengan hukum yang berlaku, dan digunakan untuk memonitor aktifitas terkait masalah publik."Jeff Whalan, Chief Executive Officer dari Centrelink sendiri, merasa tidak bersalah karena selama dua tahun telah memata-matai para karyawannya. Bahkan dirinya menilai para karyawannya telah berlaku jujur. "Saya memiliki 25.000 karyawan, jadi hanya 2 persen yang berlaku tidak jujur." (oyd)
(oktoria/)