Pasca Laptop Meledak
'Keluarkan dan Tukar Baterai Dell Anda'
- detikInet
Jakarta -
Pada keterangan tertulis Komisi Keamanan Produk Konsumen (Consumer Product Safety Commission/CPSC) Amerika Serikat (AS) yang dipantau detikINET, Rabu (16/08/2006), CPSC menyarankan untuk segera mengeluarkan baterai dari sistem dan menukar baterai seri tertentu dari notebook Dell."Konsumen harus berhenti menggunakan baterai pada sistem dan segera menghubungi Dell setempat untuk meminta baterai pengganti," tulis CPSC dalam keterangannya.CPSC juga menyarankan pengguna untuk tidak lagi bekerja di laptopnya menggunakan baterai, melainkan langsung dari AC adapter untuk mendapat sokongan power."Konsumen bisa terus bekerja dengan mematikan sistem terlebih dahulu, mengeluarkan baterai dan menggunakan AC Adapter sebagai sumber energi, sementara menukar baterai dan menunggu baterai pengganti," jelasnya.Baterai pada notebook Dell yang diduga dapat menimbulkan panas berlebihan dan mampu menuju kearah peledakan tersebut, merupakan baterai yang menggunakan sel dari Sony Energy Device Corp. yang dipasarkan antara April 2004 hingga Juli 2006.Berikut daftar lengkap seri notebook Dell yang dijual bersama baterai sel Sony, yang diimbau untuk ditukar baterainya :- LatitudeTM D410, D500, D505, D510, D520, D600, D610, D620, D800, D810- InspiroTM 6000, 8500, 8600, 9100, 9200, 9300, 500m, 510m, 600m, 6400, E1505, 700m, 710m, 9400, E1705- Dell PrecisionTM M20, M60, M70, M90 mobile workstations- XPS, XPS Gen2, XPS M170 dan XPS M1710.Tindakan ini merupakan tindak lanjut dari hasil investigasi tim Dell Engineering bekerjasama dengan pihak ketiga seperti Portable-Rechargeable Battery Association, Consumer Product Safety Comission serta pihak investigator pemerintah setempat, terkait dengan kasus peledakan notebook keluaran Dell di Jepang, AS dan Singapura beberapa saat lalu. Hingga berita ini diturunkan, pihak Dell Indonesia tengah tidak bisa dihubungi untuk dimintai keterangan terkait langkah yang dilakukan untuk konsumen Dell di Indonesia. (amz)
(annisa/)