Harbolnas 12.12 Sebentar Lagi, Masih Pada Minat?

Harbolnas 12.12 Sebentar Lagi, Masih Pada Minat?

ADVERTISEMENT

Harbolnas 12.12 Sebentar Lagi, Masih Pada Minat?

iPrice - detikInet
Rabu, 07 Des 2022 21:44 WIB
Ilustrasi Belanja Online
Harbolnas 12.12 Sebentar Lagi, Masih Pada Minat? Foto: Shutterstock
Jakarta -

Puncak diskon Harbolnas sebentar lagi dimulai. Momen yang biasa diadakan tanggal 12.12 setiap tahunnya ini, kerap ditunggu para shoppers untuk memburu barang impian mereka dengan harga lebih terjangkau.

Tapi, dengan munculnya festival belanja online setiap bulan apakah antusiasme shoppers terhadap Harbolnas masih tetap tinggi? Menggunakan data dari Google Trends dan Google Keyword Planner, tim riset iPrice melakukan analisis untuk mengetahui tren minat shoppers terhadap berbagai festival belanja online di Indonesia dalam tiga tahun terakhir.

Harbolnas masih terpopuler

iPriceFoto: iPrice

Dilansir dari Nielsen Indonesia, nilai transaksi Harbolnas terus meningkat dengan rataan 52,5% setiap tahunnya hingga mencapai Rp9,1 triliun di tahun 2019.

Bukan hanya nilai transaksi, pencarian terhadap Harbolnas pun tampaknya mencapai puncaknya pada tahun 2019 lalu. Kesuksesan dan rekor yang terus dicatat festival belanja tahunan ini, mendorong sejumlah e-commerce menghadirkan Harbolnas versi mereka sendiri di beberapa bulan sebelum puncak festival tersebut, namun dengan penamaan yang serupa.

Beberapa di antaranya seperti 10.10 di bulan Oktober dan 11.11 di bulan November. Hadirnya pesta diskon baru ini tak lain dilakukan untuk meningkatkan traffic platform setiap bulan dengan memanjakan pengguna dengan lewat berbagai promo menarik.

Langkah ini pun berhasil meningkatkan minat shoppers terhadap festival belanja online lainnya seperti 10.10 dan 11.11 yang masing-masing meningkat sebesar 16% dan 34% pada tahun 2020.

Namun, animo terhadap puncak Harbolnas (12.12) sendiri menurun sebesar 20% setelah langkah ini dilakukan. Satu tahun setelah munculnya "Harbolnas" setiap bulan, pencarian terhadap ketiga momen puncak Harbolnas ini justru mengalami penurunan dengan rata-rata 47% dari tahun 2019.

Penurunan tertinggi terjadi pada momen 12.12 yang mencapai 80%, diikuti 10.10 (50%) dan 11.11 (11%). Rentetan festival belanja yang terjadi setiap bulan, rupanya membuat event Harbolnas yang semula hanya digelar pada 12.12, tak lagi istimewa di mata shoppers, karena mereka tidak lagi harus menunggu akhir tahun untuk menikmati berbagai diskon dan voucher belanja.

Dalam catatan iPrice, antusiasme shoppers terhadap Harbolnas mungkin memang menurun setiap tahun, namun bukan berarti para shoppers tidak lagi menunggu momen tersebut.

Puncak Harbolnas (12.12) masih menjadi periode penjualan terpopuler sejak 2019 hingga saat ini, dengan rata-rata volume pencarian sebanyak 10.933 pencarian, diikuti oleh 11.11 (10.033 pencarian), dan 10.10 (4.966 pencarian).

iPriceFoto: iPrice

Hal ini didukung oleh riset Kredivo yang menunjukkan puncak peningkatan jumlah transaksi masih terjadi pada bulan Desember 2021 dengan rata-rata jumlah transaksi Rp 18,1 Triliun. Bahkan, kontribusinya hampir menyentuh 10% dari total transaksi tahunan di 2021.

Selain itu, jangkauan internet di Indonesia yang makin luas setiap tahunnya, ditambah akses ke perangkat smartphone yang lebih mudah dan terjangkau menyebabkan shoppers kini makin mahir mengakses platform e-commerce secara langsung. Situasi ini sangat berbeda dibandingkan 10 tahun lalu saat event Harbolnas pertama kali diselenggarakan di Indonesia.

Halaman selanjutnya: Pesta diskon >>>



Simak Video "Nilai Transaksi E-Commerce Alami Peningkatan 22 Persen di Tahun 2022"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT