Ini Bahayanya Memakai Tinta Printer Palsu

Ini Bahayanya Memakai Tinta Printer Palsu

ADVERTISEMENT

Ini Bahayanya Memakai Tinta Printer Palsu

Anggoro Suryo - detikInet
Kamis, 03 Nov 2022 19:00 WIB
Epson Luncurkan Printer EcoTank L-Series dan SC-F130
Ilustrasi printer Epson.
Jakarta -

Kini penggunaan printer dan proses mencetak merupakan hal yang lazim dilakukan untuk berbagai kalangan dan keperluan, baik di kantor maupun di rumah.

Salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam proses mencetak adalah kualitas dari tinta yang dibutuhkan dalam proses mencetak, baik di kantor maupun di rumah. Hal yang perlu diperhatikan agar mendapat hasil cetakan yang berkualitas salah satunya adalah tinta.

Sayangnya, saat ini banyak tinta printer palsu yang beredar di Indonesia. Menurut Syahrizal Aprianto, Sr Manager Product Marketing Printer & Business Development, peredaran tinta palsu di Indonesia sudah mencapai 30%.

Hal itulah, menurut Syahrizal, yang membuat Epson Indonesia merasa perlu mengedukasi masyarakat terkait bahaya penggunaan tinta palsu.

Ia menjelaskan, tinta palsu diproduksi tanpa pengendalian mutu dan tidak mempunyai kontrol kualitas layaknya tinta printer asli. Sehingga jika digunakan pada printer, bisa menyebabkan kerusakan dan menyebabkan garansi pada printer hangus. Ditambah lagi, hasil cetak tinta palsu cenderung pudar dan dapat menyebabkan kerugian bagi penggunanya.

"Kita perlu mengedukasi masyarakat tentang bahaya menggunakan tinta palsu dan meningkatkan kepercayaan pada pelanggan dalam membeli produk Epson khususnya tinta," jelas Syahrizal.

Lebih lanjut, Syahrizal menjanjikan tinta yang mereka produksi dipastikan sesuai dengan spesifikasi printer. Sehingga bisa membuat printer lebih awet dan memberikan kualitas cetak terbaik.

"Epson memastikan setiap tinta printer yang diproduksi adalah original. Dalam memastikan hal tersebut, pengguna dapat membuktikan keaslian tinta melalui aplikasi Epson Genuine yang dapat diunduh melalui Play Store maupun App store smartphone. Pada aplikasi Epson Genuine pengguna dapat melakukan scan barcode pada dus tinta sehingga pengguna dapat mengetahui keaslian tinta secara mudah," jelasnya.

Pada aplikasi akan muncul simbol atau tanda setelah pengguna melakukan scan barcode, jika produk tinta sudah pernah dilakukan scan sebanyak dua kali maka akan muncul simbol kuning dan jika QR Code yang terdapat dalam dus terindetifikasi palsu, maka akan terdapat keterangan "Consumables Palsu" dan muncul simbol merah.

Selain dapat memastikannya melalui aplikasi Epson Genuine, para pengguna dapat memastikannya keaslian tinta melalui Hologram kemasan luar dus. Setiap tinta yang diproduksi Epson, akan memiliki kualitas kemasan atau dus yang bagus, berwarna terang, dan solid. Kemudian dus tinta tersebut juga memiliki sticker hologram pada bagian samping atas dan bawah dari kemasan tinta botol.

"Untuk mengetahui ciri lain dari tinta palsu para pelanggan dapat mengidentifikasi dengan beberapa cara yakni segel hologram yang terdapat pada tinta palsu agak pudar dan tidak terdapat tulisan Epson Genuine walaupun memang agak sulit untuk dibedakan namun ciri pada tinta palsu hologram yang terdapat pada dus tidak dapat digunakan pada aplikasi," tambahnya.

Sebagai informasi, tinta printer salah satunya bisa dibedakan dari jenis tintanya, termasuk tinta pigment dan dye-based. Tinta pigment memiliki keunggulan tahan air, selain itu juga memiliki ketajaman warna dan tidak mudah untuk pudar, jenis tinta ini biasanya digunakan untuk mencetak dokumen penting, seperti mencetak ijazah atau sertifikat.

Sedangkan, Tinta dye-based biasanya digunakan untuk mencetak dokumen-dokumen seperti surat, materi presentasi, tanda terima, foto, dan lain sebagainya. Misalnya di Epson, tinta dye-based ini ada pada seri 003, T664, dan T673. Sementara tinta pigment ada pada seri T7741, 005, dan 001.



Simak Video "China Bakal Bangun Bendungan Menggunakan Printer 3D"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT