Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Keseluruhan di Asia
Ponsel Chocolate Diklaim Ludes
Keseluruhan di Asia

Ponsel Chocolate Diklaim Ludes


- detikInet

Surabaya - Bagi pecinta LG Mobile di Jawa Timur dan Indonesia khususnya tipe Chocolate Phone nampaknya harus bersabar untuk bisa memilikinya.Pasalnya, produk unggulan seri Black Label ini menghilang di pasaran beberapa hari ini. Padahal promosi handphone yang menjadi andalan LG ini menghiasi media massa belakangan ini."Stok kami memang ludes. Tidak hanya di Jawa Timur tapi juga Jakarta dan secara kesuluruhan Asia," terang Andre Tanudjaya, General Manager Sales & Marketing LG Mobile Communication Indonesia kepada detikINETsaat ditemui di arena roadshow Chocolate Phone di Plasa Tunjungan III Surabaya, Selasa (27/6/2006).Andre mengaku tidak menduga jika animo pasar di Indonesia ternyata sangat luar biasa paska peluncuran Chocolate 1 Juni lalu di Jakarta. "Mudah-mudahan minggu ini kekosongan di pasar sudah bisa diakhiri karena kiriman akan datang," katanya. Menurut Andre, sejak awal LG Mobile tidak terlalu mengharapkan penjualan dalam jumlah besar.Sebab, kata Andrew, keberadaan Chocolate adalah untuk misi mendongkrak kembali image LG Mobile yang selama ini ada anggapan jika produknya tidak jauh beda dengan produk lain di pasaran."Tetapi yang terjadi diluar dugaan," jawabnya sembari menepis kosongnya stok itu bagian dari strategi pihaknya. Ia sendiri menerangkan untuk target pasar Chocolate di Indonesia sebesar 10 ribu unit. Khusus Jawa Timur, ia membidik 2000-3000/unit.Selain meluncurkan Chocolate, LG Mobile dalam tahun ini juga akan menggelontor 5- 6 handset seri Black Label yang memang mengandalkan tampilan desainnya hitam manis itu. Selain itu juga akan diluncurkan seri lain yang berbasis CDMA dan 3 D (triji)Suksesnya penjualan di Indonesia, kata Andrew seperti mengikuti pasar Korea Selatan yang ternyata Chocolate mampu menembus penjualan 400 ribu unit sejak diluncurkan November 2005 lalu. "Di Korsel dia menjadi favorite dan nampaknya diikuti pasar Asia termasuk Indonesia," jelasnya. (gik) (donnybu/)







Hide Ads