Arti Nama Mac di MacBook Air, Fanboy Apple Harap Merapat

ADVERTISEMENT

Arti Nama Mac di MacBook Air, Fanboy Apple Harap Merapat

Anggoro Suryo - detikInet
Rabu, 27 Jul 2022 11:40 WIB
SAN FRANCISCO, CA - APRIL 23:  The Apple logo is displayed on the exterior of an Apple Store on April 23, 2013 in San Francisco, California.  Analysts believe that Apple Inc. will report their first quarterly loss in nearly a decade as the company prepares to report first quarter earnings today after the closing bell.  (Photo by Justin Sullivan/Getty Images)
Foto: Gettyimages - Justin Sullivan
Jakarta -

Lini produk komputer Apple saat ini bernama Mac, dari mulai MacBook Pro, MacBook Air, iMac, sampai Mac Pro. Tapi para fanboy Apple tau nggak arti nama Mac dan asal-usulnya?

Mac ini awalnya bernama Macintosh, pertama muncul pada awal 1980an, saat Steve Jobs pertama merilis Apple Macintosh ke publik. Nama Macintosh ini diciptakan oleh Jef Raskin, yang terinspirasi dari sebuah varietas buah apel.

Buah apel yang dimaksud sebenarnya bernama McIntosh, yang merupakan buah apel asal Kanada. Warna kulitnya merah dan hijau, rasanya masam, dan biasanya dipanen pada bulan September.

Menurut Raskin, nama ini cocok untuk produk Apple, dan Jobs menyetujuinya. Selain cocok disandingkan dengan kata Apple, Mac pun adalah istilah yang lazim di dunia komputer, singkatan dari Media Access Control.

Namun rencana Raskin dan Jobs menggunakan kata McIntosh itu tak mulus, karena sudah ada perusahaan lain yang memakainya, yaitu McIntosh Laboratory. Apple tak bisa melawan hak paten tersebut, sehingga Jobs pun mengubahnya menjadi Macintosh.

Ada juga alasan lain pemilihan nama ini, yaitu Apple Macintosh adalah komputer yang benar-benar berbeda dibanding komputer lain yang ada di pasaran saat itu, termasuk produk lain yang pernah dirilis Apple sebelumnya. Ini adalah "Apple dengan jenis yang berbeda" dan layak diberi nama yang berbeda pula.

Apple Macintosh pertama ini adalah komputer rumah yang dijual secara komersial pertama dengan tampilan antarmuka yang dilengkapi grafis (graphical user interface/GUI). Dilengkapi disket 3,5 inch, dan menjalankan sistem operasi yang berpusat pada pengalaman pengguna/user experience (UX).

Tujuannya adalah agar Macintosh ini mudah digunakan sehingga pengguna bisa berfokus untuk mengeluarkan kreativitasnya. Bukan sibuk mempelajari hal teknis penggunaan komputer. Sehingga komputer tak melulu dipakai oleh geeks dan engineer, melainkan semua orang bisa memakai komputer.

Halaman selanjutnya, dari Macintosh ke Mac>>>



Simak Video "Duo Jagoan Apple Baru: Mac Studio dan Studio Display"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT